26 Turis Hindu Dibantai di 'Mini Swiss' Kashmir, Ini Reaksi Dunia

Rabu, 23 April 2025 - 17:39 WIB
loading...
A A A
"Pikiran dan doa saya bersama para keluarga yang ditinggalkan, rakyat India, Pemerintah India, dan Perdana Menteri Shri Narendra Modi," katanya dalam unggahan di X.

11. Sri Lanka


Kementerian Luar Negeri Sri Lanka mengutuk serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas kehilangan nyawa.

"Sri Lanka mengutuk keras serangan teroris keji yang terjadi di Pahalgam, Jammu & Kashmir hari ini. Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga korban dan mendoakan kesembuhan bagi mereka yang terluka," tulis kementerian tersebut di X.

"Sri Lanka berdiri teguh dalam solidaritas dengan Pemerintah dan rakyat India dalam memerangi terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. Kami menegaskan kembali komitmen kami terhadap perdamaian dan keamanan kawasan," imbuhnya.

12. Komisi Eropa


Dalam unggahan di X, Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Kaja Kallas juga mengutuk serangan tersebut.

"Saya mengutuk serangan teroris keji di Pahalgam, Jammu dan Kashmir hari ini yang merenggut banyak nyawa tak berdosa. Belasungkawa kami yang mendalam kepada para korban, keluarga mereka, dan rakyat India. Uni Eropa berdiri tegas melawan terorisme," tulisnya.

13. Uni Emirat Arab (UEA)


Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri UEA mengutuk keras serangan teroris tersebut.

Pernyataan itu menegaskan, "UEA mengungkapkan kecaman keras terhadap tindakan kriminal ini dan penolakan permanen terhadap segala bentuk kekerasan dan terorisme yang bertujuan merusak keamanan dan stabilitas yang bertentangan dengan hukum internasional."

Kementerian tersebut menyampaikan belasungkawa dan simpati tulus kepada Pemerintah dan rakyat India, serta kepada keluarga para korban serangan keji ini, dan mendoakan kesembuhan bagi semua yang terluka.

14. Arab Saudi


Perdana Menteri India Narendra Modi, yang berada di Arab Saudi saat serangan teror terjadi, mempersingkat kunjungan resminya dan kembali ke New Delhi pada Rabu pagi.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman juga menyampaikan rasa dukanya atas serangan teroris di Kashmir, dan menyatakan bahwa Arab Saudi berdiri bersama India dan akan memberikan dukungan apa pun yang dibutuhkan di masa duka ini.

15. Iran


Pemerintah Iran juga menyampaikan belasungkawa dan penghormatan.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada pemerintah dan rakyat India, terutama kepada keluarga korban serangan ini, dan mendoakan pemulihan cepat dan kesehatan yang baik bagi para korban luka," kata pemerintah Iran.


16. Pakistan


Menanggapi serangan teror yang mematikan ini, Pakistan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas dan mendoakan kesembuhan cepat bagi para korban luka.

"Kami prihatin atas hilangnya nyawa para wisatawan dalam serangan di distrik Anantnag, Jammu dan Kashmir. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan pemulihan cepat bagi para korban luka," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan.


17. Denmark


Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen, dalam pesannya kepada India, mengatakan: "Berita mengerikan dari Pahalgam. Denmark berdiri bersama India dan mengutuk keras semua tindakan terorisme. Belasungkawa kami kepada para korban dan keluarga serta orang-orang terkasih mereka."

18. Uni Eropa


Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen juga mengutuk serangan teror tersebut dan menyampaikan: "Belasungkawa terdalam saya kepada Perdana Menteri Narendra Modi dan setiap hati di India yang berduka hari ini. Namun saya tahu semangat India tak akan tergoyahkan. Anda akan tetap kuat dalam cobaan ini. Dan Eropa akan berdiri bersama Anda."

19. Nepal


Dalam pesannya, Perdana Menteri Nepal K P Sharma Oli menyatakan: "Belasungkawa terdalam kepada para korban serangan teroris di Pahalgam. Nepal berdiri teguh bersama India dan mengutuk keras segala bentuk terorisme. Koordinasi erat dilakukan untuk memverifikasi laporan mengenai warga negara Nepal di antara korban dan kami akan memberikan semua bantuan yang diperlukan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved