26 Turis Hindu Dibantai di 'Mini Swiss' Kashmir, Ini Reaksi Dunia

Rabu, 23 April 2025 - 17:39 WIB
loading...
A A A

4. China


Kementerian Luar Negeri China menyampaikan "simpati yang tulus" pada Rabu setelah serangan terhadap wisatawan di Kashmir yang menewaskan puluhan orang.

"Kami berduka atas para korban dan menyampaikan simpati tulus kepada keluarga korban dan para korban luka," kata juru bicara kementerian tersebut, Guo Jiakun, seraya menambahkan bahwa China "mengutuk keras serangan ini".

5. Australia


Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan dia terkejut atas serangan mengerikan tersebut dan menyatakan tidak ada pembenaran untuk kekerasan itu.

"Saya terkejut dengan serangan teror mengerikan terhadap warga sipil tak berdosa di Jammu dan Kashmir semalam. Tidak ada pembenaran atas kekerasan ini, dan Australia mengutuknya. Hati kami bersama para korban luka, mereka yang berduka atas kehilangan orang yang dicintai, dan semua yang terdampak berita mengerikan ini," tulisnya di X.

6. Inggris


Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa serangan teroris mengerikan di Kashmir itu "sangat menghancurkan".

"Pikiran saya bersama mereka yang terdampak, orang-orang terkasih mereka, dan rakyat India," tambahnya dalam sebuah unggahan di X.

7. Amerika Serikat


Dalam percakapan dengan Perdana Menteri Narendra Modi, Presiden AS Donald Trump mengutuk keras serangan teror tersebut dan menyatakan dukungan penuh kepada India untuk membawa para pelaku serangan keji itu ke pengadilan.

"Dia menyampaikan belasungkawa mendalam atas hilangnya nyawa warga sipil dalam serangan teror di Jammu dan Kashmir...India dan Amerika Serikat berdiri bersama dalam melawan teror," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal dalam unggahan di X.

Dalam unggahan sebelumnya di Truth Social, Trump mengatakan: "Berita yang sangat mengganggu dari Kashmir. Amerika Serikat berdiri teguh bersama India melawan Terorisme. Kami berdoa untuk jiwa-jiwa yang telah hilang, dan kesembuhan bagi yang terluka. Perdana Menteri Narendra Modi, dan rakyat India yang luar biasa, memiliki dukungan dan simpati terdalam dari kami. Hati kami bersama kalian semua!"

Wakil Presiden AS JD Vance, yang sedang berada di India saat serangan terjadi, juga menyampaikan belasungkawa: "Usha dan saya menyampaikan belasungkawa kepada para korban serangan teroris mengerikan di Pahalgam, India. Dalam beberapa hari terakhir, kami terpesona oleh keindahan negeri ini dan rakyatnya. Pikiran dan doa kami bersama mereka saat mereka berduka atas serangan mengerikan ini," tulisnya di X.

8. Rusia


Dalam komunikasi dengan Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa dan mengatakan bahwa "kejahatan brutal" ini tidak memiliki pembenaran apa pun dan pelakunya akan mendapatkan hukuman yang pantas.

"Dia menyampaikan belasungkawa tulus atas konsekuensi tragis dari serangan teror di Pahalgam yang menewaskan warga sipil—warga dari berbagai negara—dan menegaskan kembali komitmen Rusia untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra India dalam memerangi terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya," kata pemerintah Rusia.

"Tolong sampaikan simpati dan dukungan kami yang tulus kepada keluarga para korban serta doa untuk pemulihan cepat semua yang terluka."

9. Jerman


Kanselir Jerman Olaf Scholz juga mengutuk "serangan teroris pengecut terhadap wisatawan di Pahalgam."

"Pikiran kami bersama keluarga para korban, dan kami mendoakan pemulihan cepat bagi para korban luka. Belasungkawa kami yang terdalam kepada rakyat India," tulisnya di X.

10. Mauritius


Mantan Perdana Menteri Mauritius Pravind Jugnauth mengatakan dia sangat terkejut dan mengutuk keras serangan keji di Pahalgam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Berita Terkini
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved