ATM Emas Ini Viral, Perhiasan Dilebur dan Menghasilkan Uang dalam 30 Menit

Selasa, 22 April 2025 - 12:47 WIB
loading...
ATM Emas Ini Viral,...
ATM emas di China viral. Mesin ini melebur perhiasan emas, menilai beratnya, dan menghasilkan uang yang ditransfer ke rekening pengguna dalam 30 menit. Foto/Gulf News
A A A
SHANGHAI - ATM (automatic teller machine) pada umumnya menjadi mesin untuk mengambil uang tunai. Namun, ada ATM di China yang fungsinya melebur emas dan menghasilkan uang yang ditransfer ke rekening bank.

ATM emas inovatif itu mulai diperkenalkan di mal Shanghai.

Mesin itu dapat melelehkan berbagai perhiasan emas, memeriksa kemurnian dan beratnya, dan kemudian mentransfer nilai yang setara ke rekening bank pengguna dalam waktu 30 menit—tanpa perlu dokumen.

Baca Juga: Suriah Amankan 28,5 Ton Emas setelah Rezim Bashar al-Assad Runtuh

Mesin tersebut, yang dikembangkan oleh Kinghood Group yang berpusat di Shenzhen, menandai era baru otomatisasi keuangan dalam logam mulia.

Dengan harga emas global yang naik pesat, ATM tersebut menjadi viral.

Gambar-gambar yang diambil dari mal tersebut menunjukkan para warga mengantre untuk menukar perhiasan emas lama mereka dengan uang tunai.

Mengutip laporan dari Chinatimes.com, Selasa (22/4/2025), permintaannya sangat tinggi sehingga slot janji temu penuh hingga Mei.

Dalam demonstrasi baru-baru ini, kalung seberat 40 gram yang dinilai seharga 785 yuan per gram menghasilkan pembayaran lebih dari 36.000 yuan.

Lonjakan minat terjadi pada saat emas dipandang sebagai aset "safe haven" di tengah ketidakpastian ekonomi.

Xu Weixin dari Shanghai Gold Association mencatat bahwa dengan naiknya harga emas, keinginan masyarakat untuk menguangkan telah meningkat secara signifikan.

Pembelian oleh lembaga dan bank sentral telah semakin mendorong permintaan, dan ATM emas China muncul sebagai cara yang cepat dan efisien bagi masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut.

Saat ini, jaringan ATM pintar Kinghood telah menjangkau hampir 100 kota di seluruh China, dan mesin kedua sedang direncanakan untuk Shanghai.

Mesin emas menerima, melelehkan, dan menganalisis barang-barang emas lebih dari 3 gram dengan kemurnian setidaknya 50%, kemudian membayarkan nilainya berdasarkan nilai tukar Shanghai saat ini—dikurangi sedikit biaya layanan—langsung ke rekening bank dalam waktu 30 menit.

Barang emas yang diterima antara lain perhiasan emas, koin, atau emas batangan dengan berat lebih dari 3 gram dengan kemurnian minimum 50%.

Emas tersebut dicairkan pada suhu 1.200 derajat Celsius dan dianalisis menggunakan sensor canggih untuk kemurnian dan berat.

Nilainya dihitung menggunakan nilai tukar waktu nyata dari Bursa Emas Shanghai.

Uang dari harga emas itu kemudian ditransfer langsung ke rekening bank pengguna setelah dikurangi sedikit biaya.

ATM futuristik ini menarik perhatian internasional setelah influencer teknologi Turki Tansu Yegen mengunggah video mesin tersebut di X, menyebutnya sebagai inovasi yang sederhana, cepat, dan canggih.

Komentator teknologi Advait Arora menyuarakan kegembiraan tersebut, menulis, "Wow, ATM emas yang melelehkan emas Anda dan mengirimkan uang langsung ke bank Anda. Begitulah cara China berinovasi."

“Mengapa kita orang Amerika tidak bisa memiliki barang bagus seperti ini?” tulis seorang pengguna media sosial asal Amerika Serikat, memuji inovasi tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved