Perundingan Nuklir Iran dengan AS di Roma Berjalan Konstruktif

Minggu, 20 April 2025 - 06:30 WIB
loading...
A A A
“Kami berhasil mencapai pemahaman yang lebih baik tentang prinsip dan tujuan tertentu,” kata Araghchi seperti dikutip oleh kantor berita semiresmi Tasnim. “Negosiasi dilakukan dalam suasana yang konstruktif dan terus berlanjut.”

Baca Juga: Bertarung Jadi Mediator di Pusaran Konflik Timur Tengah

"Saya berharap bahwa setelah sesi teknis minggu depan, kita akan berada dalam posisi yang lebih baik," kata Araghchi, menurut Tasnim. "Tidak ada alasan untuk optimisme atau pesimisme yang berlebihan."

Al Jazeera melaporkan di dekat kompleks diplomatik Oman di Roma, mengatakan tanggapan Iran "sangat positif" bagi delegasi yang "tampak cukup negatif sebelum memulai pembicaraan".

Pertemuan terakhir ini terjadi seminggu setelah Iran dan AS bertemu di Muscat untuk diskusi tingkat tinggi pertama mereka sejak Trump pada tahun 2018 secara sepihak membatalkan perjanjian nuklir penting yang ditandatangani dan ditengahi oleh negara-negara besar dunia pada tahun 2015.

Iran "mencari semacam konsistensi dalam pembicaraan saat ini".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Giorgio Tak Kunjung...
Giorgio Tak Kunjung Minta Maaf ke Ruben Onsu, Nanda Persada Ingatkan Soal Reputasi
5 Tips Atasi Craving...
5 Tips Atasi Craving ala Menkes, Tetap Makan Enak dan Sehat
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Berita Terkini
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved