Pakar Ungkap Mengapa Putin Inginkan Pangkalan di Indonesia, Ada Kaitannya dengan AS

Jum'at, 18 April 2025 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Biak juga dekat dengan Filipina, sekutu dekat AS di kawasan tersebut.

Alasan lain yang mungkin membuat Rusia tertarik pada Biak adalah karena lokasinya yang dekat dengan garis khatulistiwa, yang memungkinkan operasi antariksa.

Indonesia berencana membangun lokasi peluncuran satelit di sana, dan Rusia telah berupaya bernegosiasi dengan Indonesia untuk terlibat, kata Yaacob dari Lowy Institute.

Lapangan terbang di sana masih sangat sederhana, jadi para pakar mengatakan tempat itu mungkin lebih masuk akal sebagai lokasi peluncuran satelit orbit rendah Bumi dan pesawat nirawak dengan ketinggian tinggi dan daya tahan lama.

"Namun negosiasinya berjalan lambat. Saya memahami bahwa Indonesia mencoba untuk mengatakan tidak, tetapi ini adalah cara mereka untuk mengatakan tidak, untuk mengulur-ulur negosiasi," katanya, merujuk pada kecenderungan budaya Indonesia untuk menghindari penolakan langsung.

Faktor Donald Trump


Ini juga masalah waktu. Ketika pemerintahan Presiden AS Donald Trump mempertanyakan tatanan dunia pascaperang, sudah waktunya bagi Rusia untuk semakin dekat dengan mitra-mitranya di Indonesia dan Asia Tenggara secara keseluruhan.

Indonesia dan Rusia mengadakan latihan Angkatan Laut gabungan pertama mereka tahun lalu, sementara Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Moskow Oktober lalu.

Februari ini, Sergei Shoigu, sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, mengunjungi Jakarta untuk membahas pendalaman hubungan pertahanan.

Indonesia juga baru-baru ini bergabung dengan kelompok BRICS, di mana Rusia merupakan salah satu anggota pendirinya.
Perdagangan Rusia-Indonesia telah tumbuh sebesar 80% dalam lima tahun terakhir, menurut laporan pemerintah Rusia, mencapai USD4,3 miliar pada tahun 2024.

Namun, negara dengan populasi terpadat keempat di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini masih jauh dari menjadi negara klien berikutnya, bagi Rusia, atau negara lain mana pun.

Paling banter, ada yang mengatakan Rusia mungkin akan mengalah untuk memberikan konsesi, seperti yang dilakukannya pada tahun 2017, ketika diberi akses ke Biak selama sekitar lima hari. (Saat itu Rusia juga telah meminta akses permanen tetapi permintaan itu ditolak).

Namun, di bawah tekanan dalam negeri, karena ekonomi yang sedang lesu dan undang-undang militer baru yang kontroversial, ini akan menjadi waktu yang tidak tepat bagi Prabowo untuk melakukan langkah yang luar biasa tersebut.

Jika Prabowo mengabulkan permintaan Rusia, itu akan menjadi perbedaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, langkah oportunistik Rusia menimbulkan pertanyaan tentang mengapa Putin sekarang mendukung Biak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved