Jenderal Tertinggi Israel Sebut Menaklukkan Gaza Adalah Fantasi, Ini Alasannya
Selasa, 15 April 2025 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
Edelstein melanjutkan, “Israel membutuhkan pasukan yang lebih besar untuk melawan dan mengalahkan semua musuhnya. Para prajurit cadangan membutuhkan pasukan yang lebih kuat untuk mencapai tujuan mereka—baik di militer maupun sebagai warga negara.
“Seperti yang telah saya katakan di masa lalu dan katakan sekarang, perekrutan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks bukanlah masalah angan-angan, tetapi sebuah keharusan. Ini bukan kebencian terhadap kaum ultra-Ortodoks, tetapi cinta terhadap negara dan tanah air," imbuh dia.
“Dengan pertolongan Tuhan, saya tidak akan beristirahat sampai saya mengajukan rancangan undang-undang yang tepat, nyata, dan efektif,” katanya.
Anggota Knesset Moshe Tur-Paz dari Partai Yesh Atid berkata, “Zamir segera menyadari apa yang sudah diketahui oleh setiap prajurit cadangan yang telah mengalami satu setengah tahun pertempuran dan ratusan hari di pasukan cadangan: Para prajurit cadangan sedang kolaps."
“Serangan berkepanjangan terhadap mereka yang menyuarakan kesusahan ini tidak akan membuatnya hilang. Tanpa perekrutan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks, Israel yang kuat tidak akan pernah ada dalam jangka panjang. Keamanan kita dalam bahaya langsung,” kata Tur-Paz.
Anggota Knesset Sharon Nir dari Partai Yisrael Beytenu, yang juga anggota kabinet, berkata, “Pemerintah harus mengamanatkan perekrutan semua orang ke IDF pada usia 18 tahun—tidak ada tipu daya, kuota, atau target. Undang-undang penghindaran wajib militer harus segera dihapus dari agenda!”
“Seperti yang telah saya katakan di masa lalu dan katakan sekarang, perekrutan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks bukanlah masalah angan-angan, tetapi sebuah keharusan. Ini bukan kebencian terhadap kaum ultra-Ortodoks, tetapi cinta terhadap negara dan tanah air," imbuh dia.
“Dengan pertolongan Tuhan, saya tidak akan beristirahat sampai saya mengajukan rancangan undang-undang yang tepat, nyata, dan efektif,” katanya.
Anggota Knesset Moshe Tur-Paz dari Partai Yesh Atid berkata, “Zamir segera menyadari apa yang sudah diketahui oleh setiap prajurit cadangan yang telah mengalami satu setengah tahun pertempuran dan ratusan hari di pasukan cadangan: Para prajurit cadangan sedang kolaps."
“Serangan berkepanjangan terhadap mereka yang menyuarakan kesusahan ini tidak akan membuatnya hilang. Tanpa perekrutan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks, Israel yang kuat tidak akan pernah ada dalam jangka panjang. Keamanan kita dalam bahaya langsung,” kata Tur-Paz.
Anggota Knesset Sharon Nir dari Partai Yisrael Beytenu, yang juga anggota kabinet, berkata, “Pemerintah harus mengamanatkan perekrutan semua orang ke IDF pada usia 18 tahun—tidak ada tipu daya, kuota, atau target. Undang-undang penghindaran wajib militer harus segera dihapus dari agenda!”
(mas)
Lihat Juga :