Wanita Ini Gugat Lab DNA karena Hasil yang Keliru Membuatnya Terlanjur Aborsi

Senin, 14 April 2025 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Pasangan itu mencoba untuk tetap bersama setelah pengungkapan tersebut tetapi akhirnya putus pada bulan Maret.

DDC telah mengeluarkan pernyataan umum yang mengakui insiden tersebut tetapi tidak mengomentari gugatan itu secara langsung.

"Selama 30 tahun, DDC telah menyediakan pengujian yang andal dan akurat...Jika ada masalah yang muncul, kami akan segera mengambil tindakan...Kami memahami dan menghargai besarnya kepercayaan yang diberikan orang kepada kami," katanya.

Pengacara penggugat, Craig Phemister, mempertanyakan mengapa butuh waktu empat bulan untuk memperbaiki kesalahan yang sangat penting tersebut.

"Ketika orang membuat keputusan hidup yang besar berdasarkan hasil ini, penundaan tersebut tidak dapat diterima," katanya.

Sekarang menjalani terapi, wanita tersebut bertekad untuk meminta pertanggungjawaban laboratorium dan meningkatkan kesadaran.

"Berapa banyak orang lain yang mengalami hal ini?" tanyanya.

Gugatan tersebut diperkirakan akan menimbulkan pertanyaan serius seputar regulasi, akurasi, dan pengawasan dalam industri pengujian DNA yang sedang berkembang—terutama karena semakin banyak orang menggunakan hasil tersebut untuk membuat keputusan yang mengubah hidup.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved