Wanita Ini Gugat Lab DNA karena Hasil yang Keliru Membuatnya Terlanjur Aborsi

Senin, 14 April 2025 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Selama masa jeda tersebut, dia pernah bertemu dengan pria lain. Ketika pasangan itu berbaikan dan dia kemudian mengetahui bahwa dia hamil. Dia yakin anak itu adalah anak dari tunangannya, tetapi mencari tes paternitas untuk memastikannya, karena takut pertemuan sebelumnya dengan pria lain dapat memperumit keadaan.

Setelah dua hasil yang tidak meyakinkan, yang dilaporkan menghabiskan biaya lebih dari USD1.000, dia dan pasangannya menyerahkan sampel baru ke Winn Health Labs pada bulan Oktober.

Laboratorium, yang dia klaim beroperasi di belakang salon rambut, segera memberikan hasil yang mengejutkan: ayah dari anak itu adalah pria lain, dengan kepastian 99,99%.

Berita itu datang tepat sebelum Halloween, dan saat itu, wanita itu hamil hampir 20 minggu—sangat dekat dengan batas waktu aborsi yang sah di New York yaitu 24 minggu.

Dia mengatakan dia sangat terpukul dan harus mengakui perselingkuhan singkat itu kepada tunangannya yang patah hati.

"Dia hanya menangis," katanya.

"Dia bertanya, 'Mengapa kamu harus melakukan pengungkapan jenis kelamin [si bayi]?' Saya katakan kepadanya, 'Karena saya yakin itu milikmu'," paparnya.

Setelah menjalani prosedur aborsi selama dua hari, wanita itu mengatakan dia mulai ragu, tetapi saat itu, sudah terlambat.

Momen yang paling mengerikan terjadi beberapa bulan kemudian. Pada Hari Valentine, DNA Diagnostics Center (DDC) menghubunginya dan mengakui hasil paternitasnya tidak benar—menyalahkan "kesalahan IT" atas kesalahan tersebut.

Laboratorium itu mengonfirmasi bahwa pria yang pernah bersamanya sebentar bukanlah ayah bayi tersebut, menurut gugatan yang sekarang diajukan terhadap kedua fasilitas tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved