Negara Eropa Timur Ini Undang 150.000 Pekerja Migran Asal Pakistan

Minggu, 13 April 2025 - 20:35 WIB
loading...
Negara Eropa Timur Ini...
Belarusia membutuhkan 150.000 pekerja migran asal Pakistan. Foto/X/@mri_hungary
A A A
MOSKOW - Belarusia akan segera menerima hingga 150.000 pekerja migran dari Pakistan. Itu diungkapkan presiden negara Eropa Timur itu, Alexander Lukashenko.

Lukashenko membuat pengumuman itu setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Minsk pada hari Jumat.

Pemimpin Belarusia itu mengatakan bahwa Sharif dan dia telah sepakat bahwa "dalam waktu dekat para spesialis [Pakistan] di berbagai bidang akan dikirim [ke Belarus]; bidang yang kami pilih. Kepemimpinan Pakistan akan membantu kami memilih orang-orang seperti itu."

“Biarlah 100.000 atau mungkin 120.000 atau 150.000 spesialis ini. Kami siap menerima mereka di Belarusia dan menciptakan kondisi yang diperlukan bagi mereka untuk bekerja di sini,” katanya.

Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir

Perdana Menteri Pakistan meyakinkan bahwa pekerja yang akan dikirim negaranya ke Belarusia akan “sangat berkualifikasi dan mampu memberikan bantuan nyata bagi negara Anda.”

“Mereka pekerja keras, mereka memiliki keterampilan, mereka memiliki keluarga untuk dinafkahi. Mereka dapat menciptakan jembatan yang sedang kita bangun antara Minsk dan Islamabad,” katanya.

Sharif berterima kasih kepada Lukashenko, yang ia gambarkan sebagai “saudaranya,” karena telah mengundang para pekerja migran. “Percayalah, tawaran ini membuat hari saya menyenangkan,” katanya.

Lebih dari 60.000 pekerja migran dipekerjakan di Belarus, yang berpenduduk sekitar 9,1 juta jiwa, pada tahun 2024, kata wakil menteri perdagangan negara itu, Tatyana Astreiko, pada bulan November. Sekitar 40% dari mereka adalah warga negara Rusia, tambahnya.

"Kami memahami bahwa sumber daya tenaga kerja domestik terbatas. Migran asing didatangkan untuk menyediakan tenaga kerja bagi para pengusaha. Ini adalah hal yang wajar dan tak terelakkan," tegas Astreiko.

Telah terjadi lonjakan arus migran melintasi perbatasan antara Belarus dan Polandia sejak tahun 2021. Tahun lalu, sekitar 2.500 penyeberangan ke negara Uni Eropa tercatat setiap bulan, meskipun Warsawa membangun pagar perbatasan dan mengusir sekelompok besar orang.

Kementerian Luar Negeri Polandia mengklaim bahwa Belarus dengan sengaja mengundang pencari suaka dan memerintahkan mereka untuk memasuki Polandia, atas perintah dinas keamanan Rusia. Moskow dan Minsk sama-sama membantah terlibat dalam masuknya migran tersebut.

Sebagian besar pengungsi berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara dan memasuki Polandia untuk melanjutkan perjalanan ke Eropa Barat, di mana tunjangan bagi pencari suaka lebih besar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved