Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak

Rabu, 02 April 2025 - 19:40 WIB
loading...
A A A
Beberapa ahli melihat latihan tersebut sebagai gladi bersih untuk kemungkinan blokade nyata dalam upaya untuk menggulingkan pemerintah di Taipei di masa mendatang.

Menurut pernyataan militer China minggu ini, latihan militer tersebut berfungsi sebagai latihan "mendekati Taiwan dari segala arah".

Selain itu, analis percaya bahwa Beijing telah meningkatkan frekuensi dan skala latihan militernya sebagai cara untuk mencoba meningkatkan tekanan pada penduduk Taiwan agar akhirnya menerima aneksasi oleh Tiongkok sebagai sesuatu yang tak terelakkan.

Padahal, jajak pendapat secara rutin menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Taiwan dengan tegas menentang pengambilalihan kelompok pulau yang diperintah secara demokratis oleh Partai Komunis Tiongkok.

Pejabat Taiwan telah memperingatkan bahwa China mungkin akan menggelar lebih banyak latihan militer akhir tahun ini, pada tanggal-tanggal seperti ulang tahun Lai menjabat atau Hari Nasional Taiwan pada bulan Oktober.

Namun, di Taiwan, gerakan PLA juga dapat memberikan peluang.

Setiap kali China melakukan latihan perang seperti itu, para panglima militer Taiwan mengatakan bahwa mereka dapat mempelajari manuver tersebut untuk mempersiapkan pasukan mereka sendiri dengan lebih baik menghadapi serangan nyata apa pun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Fosil T-Rex Gus Terjual...
Fosil T-Rex Gus Terjual Rp902 Miliar, Jadi Fosil Dinosaurus Termahal dalam Lelang
Rekomendasi
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Don Ritto Bungkam saat...
Don Ritto Bungkam saat Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Penampakannya
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved