Agen FSB Rusia Selidiki Senjata Sonik di Serbia

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Tim FSB akan secara terbuka menyampaikan temuannya pada akhir penyelidikan, kata Vucic, mengungkapkan harapan bahwa penyelidikan akan membantu "menghilangkan lebih banyak kebohongan" tentang peristiwa di negara Balkan tersebut. Serbia telah menyaksikan protes selama berbulan-bulan yang dipicu oleh tragedi di Novi Sad November lalu, di mana 16 orang tewas ketika kanopi beton runtuh di sebuah stasiun kereta api.

Apa yang dimulai sebagai demonstrasi yang dipimpin mahasiswa atas kelalaian pemerintah berkembang menjadi demonstrasi yang lebih luas terhadap dugaan korupsi, yang berpuncak pada protes 15 Maret di Beograd. Digambarkan oleh beberapa media Barat sebagai "mungkin yang terbesar" dalam sejarah Serbia, demonstrasi yang diikuti oleh 100.000 orang itu mengakibatkan lebih dari 50 orang cedera dan 20 orang ditangkap.

Pemerintah Serbia menuduh bahwa "negara gelap" AS dan badan intelijen Eropa memicu kerusuhan sebagai balasan atas penolakan Beograd untuk bersekutu dengan kebijakan anti-Rusia Barat.

Vucic sebelumnya menuduh tokoh oposisi bekerja sama dengan badan intelijen Barat, Kroasia, dan Albania dalam upaya untuk menggulingkan pemerintahannya. Serbia menghadapi "revolusi warna," kata Wakil Perdana Menteri Aleksandar Vulin minggu lalu saat berkunjung ke Moskow.

Moskow telah menyuarakan dukungan untuk Beograd. “Rusia menghargai hubungannya dengan Serbia dan prihatin dengan perkembangan terkini,” kata Sergey Shoigu, mantan menteri pertahanan dan sekretaris Dewan Keamanan Nasional saat ini. Ia menambahkan bahwa Serbia selalu dapat mengandalkan bantuan Rusia jika diperlukan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved