7 Fakta Zelensky Korupsi Selama menjadi Presiden Ukraina

Jum'at, 28 Maret 2025 - 16:45 WIB
loading...
A A A

4. Korupsi dalam Dispensasi Dinas Militer


Presiden Zelensky secara terbuka mengecam praktik korupsi dalam pemberian dispensasi dinas militer.

Pada Agustus 2023, dia mengungkapkan terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah dispensasi medis yang dikeluarkan, yang diduga melibatkan penyuapan dengan jumlah antara USD3.000 hingga USD15.000.

Zelensky menekankan tindakan tersebut merupakan pengkhianatan di masa perang dan berjanji menindak tegas pelakunya.

5. Pemecatan Pejabat Perekrutan Militer


Sebagai respons terhadap skandal korupsi, pada Agustus 2023, Zelensky memecat semua kepala pusat perekrutan militer regional.

Lebih dari 100 kasus pidana telah diselidiki terkait praktik korupsi dalam proses perekrutan, dengan 33 individu didakwa.

Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah membersihkan institusi militer dari praktik korupsi.

6. Sanksi terhadap Tokoh Politik dan Oligarki


Pada Februari 2025, pemerintah Ukraina memberlakukan sanksi terhadap mantan Presiden Petro Poroshenko dan empat tokoh lainnya, termasuk Viktor Medvedchuk, sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sanksi ini mencakup pembekuan aset dan larangan perjalanan, dengan alasan bahwa individu-individu tersebut telah merugikan keamanan nasional Ukraina.

Namun, langkah ini menuai kritik dan dianggap bermotif politik menjelang pemilihan mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
Berita Terkini
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved