10 Hewan yang Jadi Sekutu Terbaik dalam Perang, dari Bom Kelelawar hingga Lumba Mata-mata

Rabu, 26 Maret 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Program ini juga melatih singa laut California, paus pembunuh, dan paus beluga.

7. Gerbil yang Mengendus Rasa Takut

Dinas Keamanan MI5 berencana untuk merekrut tim gerbil yang dilatih khusus, dari luar untuk mengendus mata-mata pada tahun 1970-an.

Tujuannya adalah agar hewan-hewan tersebut membantu interogator karena mereka dapat menggunakan indra penciuman mereka yang tajam untuk mendeteksi peningkatan adrenalin - zat kimia yang dilepaskan dalam keringat ketika orang merasa tertekan.

Namun MI5 membatalkan rencana tersebut setelah diketahui bahwa gerbil tidak dapat membedakan antara teroris dan penumpang yang takut terbang.

Direktur jenderal badan keamanan Sir Stephen Lander mengungkapkan rencana tersebut saat ia berbicara pada peluncuran pameran mata-mata baru di London pada tahun 2001.

8. Cacing Pendar Penglihatan Malam

Cacing pendar dikerahkan agar tentara dapat membaca perintah

Selama Perang Dunia Pertama, cacing pendar eksternal dikerahkan oleh Inggris di parit.

Bagian belakang mereka yang kecil dan bercahaya memberikan cahaya sehingga tentara dapat membaca perintah, peta, dan komunikasi tanpa terlihat oleh musuh.

9. Tikus Peledak

Tikus mati diisi dengan bahan peledak selama Perang Dunia Kedua

Tikus mati dipersiapkan untuk digunakan oleh Eksekutif Operasi Khusus Inggris selama Perang Dunia Kedua.

Bangkai tikus diisi dengan bahan peledak plastik, untuk ditinggalkan di pabrik-pabrik tempat, diharapkan, stoker yang menjaga ketel uap kemungkinan akan membuang penemuan yang tidak menyenangkan itu dengan menyekopnya ke dalam tungku, menyebabkannya meledak.

Namun, mereka tidak pernah digunakan, karena kiriman pertama disita oleh Jerman dan rahasianya terbongkar.

10. Kucing Penangkap Tikus

Simon berada di atas HMS Amethyst dan menjadi teman sekaligus penyelamat

Simon, kucing kapal, yang berada di luar kapal HMS Amethyst, menjadi teman sekaligus penyelamat selama Insiden Yangtze pada Perang Saudara Tiongkok tahun 1949.

HMS Amethyst dikirim ke Nanking, ibu kota Tiongkok, untuk mengirimkan perbekalan ke Kedutaan Besar Inggris.

Namun, kapal perang itu ditawan di tepi Sungai Yangtze selama 101 hari, di mana Simon si kucing membedakan dirinya dengan menangkap tikus yang memakan jatah kapal.

Kapal tersebut berhasil melarikan diri ke hilir sungai pada bulan Juli 1949 dan berlabuh di pelabuhan asalnya, Plymouth, pada tanggal 1 November 1949.

Simon dianugerahi Medali PDSA Dicken secara anumerta pada tahun 1949.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita Terkini
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved