Juru Bicara AS dan Taliban 'Berperang' di Media Sosial

Minggu, 03 Mei 2020 - 15:27 WIB
loading...
Juru Bicara AS dan Taliban...
Perwakilan pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan dan juru bicara Taliban terlibat dalam perang kata-kata di Twitter. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Perwakilan pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan dan juru bicara Taliban terlibat dalam perang kata-kata di Twitter. Keduanya "berperang" tentang meningkatnya kekerasan di Afghanistan.

Dalam tuduhan terselubung terhadap Taliban, juru bicara pasukan AS di Afghanistan, Kolonel Sonny Leggett memperingatkan bahwa serangan akan menghasilkan pembalasan.

"Mengurangi kekerasan adalah kebutuhan mutlak dan ini tergantung pada para pemimpin semua kekuatan militer, baik ANDSF, Taliban dan Koalisi. Serangan menghasilkan serangan, sementara menahan menghasilkan menahan diri. Semua pihak harus memilih menahan diri untuk mencegah lebih banyak pembunuhan dan kekerasan," ucap Sonny.

Dalam unggah lain, di mana dia menandai juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, Sonny mengatakan bahwa masyarakat Afghanistan ingin perdamaian dan dunia telah mendesak Taliban untuk menghentikan kekerasan.

"Mari kita perjelas, orang-orang Afghanistan menginginkan perdamaian dunia telah meminta Taliban untuk menghentikan kekerasan dan fokus pada Covid-19. Sekarang saatnya untuk Hentikan Kekerasan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved