Hamas Marah Besar dengan Pernyataan Pejabat AS yang Menyebut Palestina Pilih Berperang

Sabtu, 22 Maret 2025 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Hamas juga menanggapi penyebutan kemungkinan perpanjangan gencatan senjata jika perlawanan telah membebaskan semua tawanan, dengan menyatakan bahwa klaim ini mengabaikan fakta bahwa pendudukan tidak serius dalam melaksanakan ketentuan gencatan senjata dan terus melakukan pembunuhan dan pengepungan, yang menyebabkan kegagalan kesepahaman dan merusak peluang perpanjangan.

Gerakan tersebut menekankan bahwa pernyataan AS baru-baru ini sekali lagi mengungkapkan keterlibatan penuh mereka dengan pendudukan Israel dalam melakukan kejahatan terhadap rakyat Palestina, termasuk genosida dan kelaparan di Jalur Gaza, rumah bagi lebih dari dua juta warga Palestina.

Hamas menegaskan kembali pernyataannya bahwa perlawanan Palestina menggunakan haknya yang sah untuk membela rakyat, tanah, dan tempat-tempat sucinya, dengan mencatat bahwa upaya untuk mendistorsi fakta tidak akan berhasil membebaskan pendudukan dan tidak akan memberikan perlindungan moral bagi kebijakan AS yang bias.

Dalam sebuah posting di X, pejabat AS tersebut menyatakan dukungannya terhadap perang pemusnahan yang kembali terjadi di Jalur Gaza, dengan mengklaim: "Israel memiliki hak penuh untuk membela rakyatnya dari teroris Hamas."

Sejak melanjutkan genosida di Gaza pada Selasa dini hari hingga Kamis malam, Israel telah menewaskan 591 warga Palestina dan melukai 1.042 lainnya, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, menurut angka resmi dari pemerintah Gaza.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Taylor Swift dan Travis...
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah, Tampil Mewah dengan Busana Dior
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Berita Terkini
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
Infografis
Makin Banyak Pejabat...
Makin Banyak Pejabat AS Yakin Israel Tak akan Bisa Hancurkan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved