Pertama Kalinya, Australia Singkirkan Gambar Raja Charles dari Uang Kertas 5 Dolar

Selasa, 18 Maret 2025 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Lebih dari 2.100 pengajuan telah diajukan oleh masyarakat Australia untuk desain uang kertas baru tersebut, yang prosesnya belum dirampungkan. RBA mengatakan bahwa setiap pengajuan harus memperhitungkan pembatalan doktrin “terra nullius” pada tahun 1992.

Ini adalah pembenaran hukum untuk memperlakukan Australia sebagai koloni yang menetap pada tahun 1788 dan bukan tanah yang ditaklukkan. Pembalikan pada tahun 1992 oleh pengadilan tinggi mengakui hubungan dan hak masyarakat Aborigin dan Torres Strait Islander yang berkelanjutan atas tanah dan air.

“Konteks penting untuk hubungan ini adalah penggulingan konsep terra nullius. Dalam mengakui hubungan dan merawat negara, temanya harus inklusif, mengakui sifat negara bervariasi, tetapi semuanya terhubung,”imbuh RBA.

RBA mengatakan uang kertas yang diperbarui adalah kesempatan untuk mewakili apa yang membuat Australia begitu istimewa—masyarakat First Nations—dan karenanya harus “menghindari menjadi simbolis atau stereotip”.

Pengumuman awal pada tahun 2023 bahwa Raja Charles III tidak akan ada pada uang kertas 5 dolar Australia dikritik oleh pemimpin oposisi Peter Dutton.

"Saya tahu mayoritas yang diam tidak setuju dengan banyak omong kosong yang terjadi, tetapi kita harus mendengar lebih banyak dari orang-orang itu secara daring," katanya kepada Radio 2GB saat itu.

Dutton menambahkan bahwa Perdana Menteri Anthony Albanese adalah tokoh utama dalam keputusan gambar Raja Charles III untuk tidak muncul pada uang kertas itu, mendesaknya untuk "mengakuinya".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved