Pertama Kalinya, Australia Singkirkan Gambar Raja Charles dari Uang Kertas 5 Dolar

Selasa, 18 Maret 2025 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Sementara Senator Lidia Thorpe menggambarkannya sebagai "kemenangan besar bagi akar rumput, masyarakat First Nations" yang telah berjuang untuk mendekolonisasi Australia.

Dia menulis di media sosial pada saat itu: "Ini adalah kemenangan besar bagi akar rumput, masyarakat First Nations yang telah berjuang untuk mendekolonisasi negara ini. Masyarakat First Nations tidak pernah menyerahkan kedaulatan kami kepada raja atau ratu mana pun, tidak pernah. Saatnya untuk Republik Perjanjian!"

Masyarakat First Nations tinggal di Australia setidaknya selama 65.000 tahun sebelum penjajahan Inggris, menurut perkiraan.

Raja Inggris tetap menjadi kepala negara Australia tetapi saat ini dipandang sebagai peran yang sebagian besar simbolis.

Australia adalah salah satu bekas koloni Inggris yang memperdebatkan sejauh mana ia harus mempertahankan hubungan konstitusionalnya dengan Inggris.

Ketika Ratu Elizabeth II meninggal pada tahun 2022, pemerintah telah berkomitmen untuk mengadakan referendum tahun itu untuk mengakui masyarakat pribumi dalam konstitusi.

Pemerintah telah menolak penambahan pertanyaan republik pada referendum itu karena dianggap sebagai gangguan yang tidak diinginkan dari prioritas pribumi. Pada suatu waktu, Ratu Elizabeth II muncul pada setidaknya 33 mata uang yang berbeda—lebih banyak daripada pemimpin monarki lainnya dan merupakan rekor dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved