Budaya Malu Korupsi Terkenal di Jepang, Mengapa Indonesia Tak Bisa Meniru?
Kamis, 13 Maret 2025 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
Contoh terkenal adalah 47 Ronin (1701-1703), di mana para samurai tanpa tuan membalas dendam untuk majikan mereka dan kemudian melakukan seppuku karena melanggar hukum.
Pada era Perang Dunia II, para tentara Jepang lebih memilih mati di medan perang daripada menyerah, mencerminkan budaya malu yang ekstrem.
Di dunia korporasi, eksekutif atau pejabat yang terlibat skandal sering mengundurkan diri, meminta maaf di depan publik, atau bahkan melakukan tindakan ekstrem seperti bunuh diri.
Contoh modern, pada 2018, CEO Japan Airlines mengundurkan diri setelah skandal keamanan, meskipun dia tidak secara langsung terlibat.
Jadi, budaya malu di Jepang muncul sejak zaman kuno, diperkuat oleh nilai-nilai Konfusianisme dan bushido, lalu berkembang dalam masyarakat modern sebagai standar etika yang masih berlaku hingga sekarang.
3. Zaman Modern Awal dan Kekaisaran Jepang (Abad ke-19 hingga 1945)
Setelah Restorasi Meiji (1868), Jepang berusaha menyesuaikan diri dengan standar internasional sambil mempertahankan nilai-nilai tradisionalnya. Budaya malu tetap kuat dalam militer dan birokrasi.Pada era Perang Dunia II, para tentara Jepang lebih memilih mati di medan perang daripada menyerah, mencerminkan budaya malu yang ekstrem.
4. Jepang Pasca-Perang dan Budaya Korporat (1945–Sekarang)
Setelah kekalahan di Perang Dunia II, Jepang beradaptasi dengan demokrasi dan ekonomi modern, tetapi budaya malu tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial dan bisnis.Di dunia korporasi, eksekutif atau pejabat yang terlibat skandal sering mengundurkan diri, meminta maaf di depan publik, atau bahkan melakukan tindakan ekstrem seperti bunuh diri.
Contoh modern, pada 2018, CEO Japan Airlines mengundurkan diri setelah skandal keamanan, meskipun dia tidak secara langsung terlibat.
Jadi, budaya malu di Jepang muncul sejak zaman kuno, diperkuat oleh nilai-nilai Konfusianisme dan bushido, lalu berkembang dalam masyarakat modern sebagai standar etika yang masih berlaku hingga sekarang.
(mas)
Lihat Juga :