Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei

Minggu, 09 Maret 2025 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Pada hari Jumat, Araghchi mengatakan kepada AFP dalam sebuah wawancara bahwa Iran tidak akan bernegosiasi di bawah "tekanan maksimum".

Kebijakan tersebut, yang diberlakukan kembali oleh Trump saat dia kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, membuatnya kembali memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Teheran selama masa jabatan pertamanya setelah membatalkan perjanjian nuklir yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Dicapai antara Teheran dan negara-negara besar pada tahun 2015, kesepakatan tersebut telah menawarkan keringanan sanksi sebagai imbalan atas pembatasan aktivitas nuklir Iran.

Teheran dalam beberapa bulan terakhir telah terlibat dalam upaya diplomatik dengan tiga pihak Eropa dalam kesepakatan tersebut—Inggris, Prancis, dan Jerman—yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah seputar ambisi nuklirnya.

Namun pada hari Sabtu, Khamenei mengecam ketiga pemerintah tersebut karena menyatakan bahwa Iran belum memenuhi komitmen nuklirnya di bawah JCPOA".

"Anda mengatakan bahwa Iran belum memenuhi komitmennya di bawah JCPOA. Oke, apakah Anda telah memenuhi komitmen Anda di bawah JCPOA?" tanyanya.

Fatwa Haram Senjata Nuklir


Khamenei mengingat bahwa Teheran telah mematuhi ketentuan JCPOA selama setahun penuh setelah Trump meninggalkannya pada tahun 2018 sebelum mulai menarik kembali komitmennya sendiri.

Dia mengatakan "tidak ada cara lain" setelah undang-undang oleh Parlemen Iran.

Iran sejak itu telah meningkatkan pengayaan uraniumnya secara tajam jauh melampaui batas yang ditetapkan oleh JCPOA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved