Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
Minggu, 09 Maret 2025 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat AS sekarang memperkirakan bahwa Iran dapat memproduksi senjata nuklir dalam beberapa minggu jika memilih untuk melakukannya.
Teheran secara konsisten membantah mengejar persenjataan nuklir, menekankan sifat damai dari programnya.
Para pejabat selalu mengutip fatwa agama yang dikeluarkan oleh Khamenei yang melarang pengembangan senjata semacam itu.
Bulan lalu, Khamenei menegaskan kembali penentangannya terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat, menyebut gagasan itu "tidak bijaksana" setelah Trump menyerukan kesepakatan nuklir baru.
Khamenei menuduh bahwa Washington "merusak, melanggar, dan mencabik-cabik" perjanjian tahun 2015.
Pada tahun 2019, lebih dari setahun setelah Trump menarik diri dari JCPOA, Perdana Menteri Jepang saat itu Shinzo Abe mengunjungi Iran dalam upaya untuk menengahi.
Namun Khamenei dengan tegas menolak kemungkinan perundingan dengan Washington, dengan mengatakan bahwa ia "tidak menganggap Trump sebagai orang yang layak untuk bertukar pesan".
Teheran secara konsisten membantah mengejar persenjataan nuklir, menekankan sifat damai dari programnya.
Para pejabat selalu mengutip fatwa agama yang dikeluarkan oleh Khamenei yang melarang pengembangan senjata semacam itu.
Bulan lalu, Khamenei menegaskan kembali penentangannya terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat, menyebut gagasan itu "tidak bijaksana" setelah Trump menyerukan kesepakatan nuklir baru.
Khamenei menuduh bahwa Washington "merusak, melanggar, dan mencabik-cabik" perjanjian tahun 2015.
Pada tahun 2019, lebih dari setahun setelah Trump menarik diri dari JCPOA, Perdana Menteri Jepang saat itu Shinzo Abe mengunjungi Iran dalam upaya untuk menengahi.
Namun Khamenei dengan tegas menolak kemungkinan perundingan dengan Washington, dengan mengatakan bahwa ia "tidak menganggap Trump sebagai orang yang layak untuk bertukar pesan".
(mas)
Lihat Juga :