OIC Youth Indonesia Kecam Deportasi 48 Pengungsi Uighur dari Thailand ke China
Jum'at, 28 Februari 2025 - 13:27 WIB
loading...
OIC Youth Indonesia kecam deportasi 48 pengungsi Uighur dari Thailand ke China. Foto/OIC Youth Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Thailand diam-diam telah mendeportasi 48 pengungsi Uighur ke China setelah menahan mereka selama hampir satu dekade. Deportasi itu berlangsung pada Kamis (27/2/2025).
Para pengungsi ini awalnya melarikan diri dari penindasan di Xinjiang dan mencari perlindungan di Thailand. Namun, alih-alih diberikan status suaka, mereka ditahan dalam kondisi yang tidak manusiawi sejak 2014.
Selama bertahun-tahun, berbagai organisasi hak asasi manusia (HAM) dan lembaga internasional telah menyerukan agar Thailand tidak memulangkan mereka ke China, mengingat adanya risiko besar penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, dan pelanggaran HAM yang sistematis terhadap komunitas Uighur.
Baca Juga: China Dituduh Eksploitasi Etnis Uighur untuk Pengambilan Organ
Namun, pemerintah Thailand tetap melaksanakan deportasi tersebut tanpa transparansi, tanpa pemberitahuan kepada organisasi kemanusiaan, dan tanpa jaminan keselamatan bagi para pengungsi tersebut.
Para pengungsi ini awalnya melarikan diri dari penindasan di Xinjiang dan mencari perlindungan di Thailand. Namun, alih-alih diberikan status suaka, mereka ditahan dalam kondisi yang tidak manusiawi sejak 2014.
Selama bertahun-tahun, berbagai organisasi hak asasi manusia (HAM) dan lembaga internasional telah menyerukan agar Thailand tidak memulangkan mereka ke China, mengingat adanya risiko besar penyiksaan, penahanan sewenang-wenang, dan pelanggaran HAM yang sistematis terhadap komunitas Uighur.
Baca Juga: China Dituduh Eksploitasi Etnis Uighur untuk Pengambilan Organ
Namun, pemerintah Thailand tetap melaksanakan deportasi tersebut tanpa transparansi, tanpa pemberitahuan kepada organisasi kemanusiaan, dan tanpa jaminan keselamatan bagi para pengungsi tersebut.
Lihat Juga :