WHO Tunggu Undangan China untuk Gabung Dalam Investigasi Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 12:51 WIB
loading...
WHO Tunggu Undangan...
WHO mengaku tertarik untuk berkolaborasi dengan mitra asing dan ingin menerima undangan dari China untuk menyelidiki asal binatang yang diduga menjadi sumber virus Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku tertarik untuk berkolaborasi dengan mitra asing dan ingin menerima undangan dari China untuk menyelidiki asal binatang yang diduga menjadi sumber virus Covid-19. Hal itu disampaikan oleh juru bicara WHO, Tarik Jasarevic.

"WHO akan tertarik untuk bekerja dengan mitra internasional dan atas undangan pemerintah China untuk ikut serta dalam penyelidikan mengenai binatang asal dari Covid-19," kata Jasarevic dalam sebuah pernyataan.

Dia menuturkan, hal ini khususnya menyangkut, klarifikasi terperinci tentang sumber dan jenis spesies satwa liar dan hewan ternak yang dijual di pasar-pasar yang menjual hewan-hewan liar di Wuhan.

"Pemahaman kami bahwa sejumlah investigasi untuk lebih memahami sumber wabah di China saat ini sedang berlangsung atau direncanakan," ungkapnya, seperti dilansir Tass pada Minggu (3/5/2020).

"Ini termasuk penyelidikan kasus manusia dengan onset gejala di dan sekitar Wuhan pada akhir 2019, pengambilan sampel lingkungan dari pasar dan peternakan di daerah di mana kasus manusia pertama diidentifikasi, dan catatan terperinci tentang sumber dan jenis spesies satwa liar dan hewan ternak yang dijual di pasar ini. WHO saat ini tidak terlibat dalam studi di China," sambungnya.

Menurutnya, hasil dari penelitian ini sangat penting untuk mencegah masuknya zoonosis lebih lanjut dari virus yang menyebabkan Covid-19 ke dalam populasi manusia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved