Bagaimana Kepemimpinan Gereja Katolik saat Paus Fransiskus Sakit?

Senin, 24 Februari 2025 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Teks tersebut tidak dipublikasikan, dan syarat-syarat yang direnungkan Fransiskus untuk pengunduran dirinya tidak diketahui. Juga tidak diketahui apakah surat tersebut akan sah secara kanonik. Hukum kanon mengharuskan pengunduran diri paus untuk "dinyatakan dengan bebas dan tepat" — seperti halnya ketika Benediktus mengumumkan pengunduran dirinya pada tahun 2013.

Pada tahun 1965, Paus Paulus VI menulis surat kepada dekan Dewan Kardinal dengan hipotesis bahwa jika ia sakit parah, dekan dan kardinal lainnya harus menerima pengunduran dirinya. Surat tersebut tidak pernah digunakan, karena Paulus hidup 13 tahun lagi dan meninggal saat bertugas.

5. Bagaimana Jika Paus Fransiskus Mengundurkan Diri

Apa yang terjadi ketika seorang paus meninggal atau mengundurkan diri? Satu-satunya saat kekuasaan kepausan berpindah tangan adalah ketika seorang paus meninggal atau mengundurkan diri. Pada saat itu, serangkaian ritus dan ritual mulai berlaku yang mengatur "interregnum" — periode antara berakhirnya satu kepausan dan pemilihan paus baru.

Selama periode itu, yang dikenal sebagai "sede vacante," atau "Tahta Suci yang kosong," sang camerlengo, atau bendahara, menjalankan administrasi dan keuangan Takhta Suci. Ia mengesahkan kematian paus, menyegel apartemen kepausan, dan mempersiapkan pemakaman paus sebelum konklaf untuk memilih paus baru. Jabatan tersebut saat ini dipegang oleh Kardinal Kevin Farrell, kepala kantor awam Vatikan.

Sang camerlengo tidak memiliki peran atau tugas jika paus hanya sakit atau tidak mampu melakukan tugasnya.

Demikian pula, dekan Dewan Kardinal, yang akan memimpin pemakaman paus dan mengatur konklaf, tidak memiliki peran tambahan jika paus hanya sakit. Jabatan tersebut saat ini dipegang oleh Kardinal Giovanni Battista Re dari Italia, 91 tahun.

Awal bulan ini, Fransiskus memutuskan untuk mempertahankan Re bahkan setelah masa jabatan lima tahunnya berakhir, daripada memberi jalan bagi orang baru. Ia juga memperpanjang masa jabatan wakil dekan, Kardinal Leonardo Sandri dari Argentina, 81 tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Khotbah Natal Pertama,...
Khotbah Natal Pertama, Paus Leo Soroti Tenda Warga Palestina di Gaza dan Kelahiran Yesus
Paus Leo Serukan Gencatan...
Paus Leo Serukan Gencatan Senjata Semua Perang di Dunia pada Hari Natal
Mobil Paus Fransiskus...
Mobil Paus Fransiskus Disulap Jadi Klinik Keliling, Segera Dikirim ke Gaza
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Mencetak Pemimpin Masa...
Mencetak Pemimpin Masa Depan, SD Al Azhar Syifabudi Jatibening Gelar Wisuda STARL16HT
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved