Bagaimana Kepemimpinan Gereja Katolik saat Paus Fransiskus Sakit?

Senin, 24 Februari 2025 - 15:45 WIB
loading...
Bagaimana Kepemimpinan...
Paus Fransiskus dalam kondisi kritis karena penyakit pernafasan dan ginjalnya. Foto/X/@Pontifex
A A A
ROMA - Paus Fransiskus masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis dengan infeksi paru-paru yang kompleks. Namun, ia masih seorang paus dan memegang kendali penuh.

Meskipun Vatikan memiliki hukum dan ritual terperinci untuk memastikan pengalihan kekuasaan ketika seorang paus meninggal atau mengundurkan diri, hukum dan ritual tersebut tidak berlaku jika ia sakit atau bahkan tidak sadarkan diri.

Dan tidak ada norma khusus yang menguraikan apa yang terjadi pada kepemimpinan Gereja Katolik jika seorang paus benar-benar tidak berdaya.

Akibatnya, meskipun Paus Fransiskus masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis dengan infeksi paru-paru yang kompleks, ia masih menjadi paus dan sangat bertanggung jawab. Vatikan mengatakan pada hari Minggu bahwa Fransiskus sadar dan masih menerima oksigen tambahan. Ia beristirahat selama malam yang damai setelah mengalami krisis pernapasan berkepanjangan sehari sebelumnya yang membutuhkan aliran oksigen tinggi untuk membantunya bernapas.

Tetap saja, perawatan di rumah sakit Fransiskus menimbulkan pertanyaan yang jelas tentang apa yang terjadi jika ia kehilangan kesadaran untuk waktu yang lama, atau apakah ia akan mengikuti jejak Paus Benediktus XVI dan mengundurkan diri jika ia tidak mampu memimpin. Pada hari Senin, perawatan di rumah sakit Fransiskus akan mencapai tanda 10 hari, sama dengan lamanya perawatan di rumah sakit tahun 2021 untuk operasi pengangkatan 33 sentimeter (13 inci) usus besarnya.

Usia dan penyakitnya yang berkepanjangan telah menghidupkan kembali minat tentang bagaimana kekuasaan kepausan dijalankan di Tahta Suci, bagaimana kekuasaan itu dialihkan dan dalam keadaan apa.

Bagaimana Kepemimpinan Gereja Katolik saat Paus Fransiskus Sakit?

1. Peran Paus Diatur Hukum Gereja

Melansir NBC New York, Paus adalah penerus Rasul Petrus, kepala dewan uskup, Vikaris Kristus, dan pendeta Gereja Katolik universal di Bumi, menurut hukum kanon internal gereja.

Tidak ada yang berubah dalam status, peran, atau kekuasaannya sejak Fransiskus terpilih sebagai paus ke-266 pada 13 Maret 2013. Status itu berdasarkan rancangan teologis.

Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

2. Bisa Mendelegasikan Tugas

Fransiskus mungkin yang bertanggung jawab, tetapi ia telah mendelegasikan pengelolaan Vatikan dan gereja sehari-hari kepada tim pejabat yang beroperasi baik ia berada di Istana Apostolik atau tidak, dan baik ia sadar atau tidak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Khotbah Natal Pertama,...
Khotbah Natal Pertama, Paus Leo Soroti Tenda Warga Palestina di Gaza dan Kelahiran Yesus
Paus Leo Serukan Gencatan...
Paus Leo Serukan Gencatan Senjata Semua Perang di Dunia pada Hari Natal
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved