Hamas Tolak Tuduhan Netanyahu, Janjikan Peninjauan Transparan

Jum'at, 21 Februari 2025 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Militer Israel menuduh Hamas melakukan "pelanggaran yang sangat serius" dan mengklaim Ariel dan Kfir Bibas, yang ditawan bersama ibu mereka, dibunuh pada November 2023 oleh para penculik mereka, bukan oleh pemboman Israel, seperti yang ditegaskan Hamas.

Otoritas Israel memberi tahu keluarga Bibas tentang identifikasi kedua anak mereka dan menuntut Hamas mengembalikan Shiri Bibas, bersama dengan semua tawanan yang tersisa.

Pada hari Kamis, perlawanan Palestina menyerahkan empat jenazah kepada Israel melalui Palang Merah.

Upacara penyerahan berlangsung di Bani Suhaila, Khan Yunis, di Gaza selatan. Hamas menyatakan proses tersebut dilakukan dengan menghormati kesucian jenazah dan tanpa aspek seremonial.

Pertukaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata yang dicapai bulan lalu.

Perjanjian tersebut menetapkan enam tawanan Israel yang masih hidup akan dibebaskan pada hari Sabtu dengan imbalan ratusan tahanan Palestina, yang diperkirakan termasuk wanita dan anak di bawah umur yang ditahan pasukan Israel selama perang.

Negosiasi untuk tahap kedua perjanjian tersebut akan dimulai dalam beberapa hari mendatang. Tahap ini diperkirakan akan melibatkan pengembalian sekitar 60 tawanan Israel yang tersisa, yang diperkirakan kurang dari setengahnya masih hidup, serta penarikan penuh militer Israel dari Gaza dan berakhirnya perang.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
7 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
7 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
8 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
9 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
10 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved