DeepSeek China Hadapi Reaksi Keras, Banyak Negara Terapkan Larangan

Kamis, 20 Februari 2025 - 10:11 WIB
loading...
A A A
Namun, ekspansi DeepSeek ke pasar internasional telah disambut dengan meningkatnya skeptisisme dan kritik atas keandalan kontennya.

Dugaan Misinformasi


Laporan dari berbagai organisasi pengawas independen dan lembaga pemerintah menunjukkan bahwa DeepSeek penuh dengan informasi yang salah dan menyesatkan. Beberapa tuduhan utama meliputi:

Distorsi historis: DeepSeek telah dituduh menulis ulang peristiwa sejarah agar selaras dengan narasi pemerintah China, khususnya mengenai topik-topik kontroversial seperti Taiwan, Tibet, dan Lapangan Tiananmen.

Penyebaran propaganda: Sejumlah analis telah mengidentifikasi kasus-kasus di mana konten yang dihasilkan DeepSeek secara halus mempromosikan propaganda yang didukung China, memengaruhi opini tentang masalah geopolitik.

Respons yang tidak aman dan berbahaya: Investigasi telah mengungkap kejadian di mana DeepSeek memberikan saran medis yang salah kepada pengguna, panduan hukum yang cacat, dan rekomendasi yang berbahaya terkait keselamatan dan kesejahteraan.

Kekhawatiran privasi data: Para pakar keamanan siber memperingatkan bahwa DeepSeek berpotensi mengumpulkan data pengguna untuk tujuan intelijen, sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang privasi dan risiko keamanan nasional.


Negara-negara Melarang DeepSeek


Beberapa negara telah mengambil langkah konkret untuk melarang atau membatasi penggunaan DeepSeek atas berbagai kekhawatiran.

1. Amerika Serikat (AS)

Pemerintah AS telah mengeluarkan peringatan tentang DeepSeek, dengan alasan risiko misinformasi dan potensi spionase, dengan Texas menjadi negara bagian pertama yang melarang aplikasi AI asal China tersebut. Ada dukungan bipartisan di Kongres AS untuk menerapkan larangan nasional terhadap DeepSeek.

2. Uni Eropa (UE)

Beberapa negara anggota UE, termasuk Italia, Jerman, dan Prancis, telah membatasi operasi DeepSeek karena kekhawatiran tentang pelanggaran privasi data dan disinformasi.

3. India

Pemerintah India telah melarang akses ke DeepSeek, dengan alasan masalah keamanan nasional dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

4. Australia

Pihak berwenang telah menandai DeepSeek sebagai risiko terhadap wacana publik dan sedang mempertimbangkan peraturan yang lebih ketat pada sistem AI asing.

5. Jepang dan Korea Selatan

Negara-negara yang digerakkan oleh teknologi ini telah menyatakan skeptisisme terhadap DeepSeek, dan memantau kontennya sebelum membuat keputusan regulasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah SD, SMP, SMA 2026, Orang Tua Wajib Tahu Sebelum Membeli
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Berita Terkini
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Infografis
Pemicu Makin Banyak...
Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved