Kapal Perang Kanada Muncul di Selat Taiwan, China Marah, Taiwan Senang

Senin, 17 Februari 2025 - 10:05 WIB
loading...
Kapal Perang Kanada...
Kapal perang Kanada, HMCS Ottawa, telah muncul di Selat Taiwan. Kehadirannya membuat China marah, tapi disambut baik oleh Taiwan. Foto/Lyzaville Sale/CBC
A A A
TAIPEI - Kapal perang Kanada, HMCS Ottawa, telah muncul di Selat Taiwan pada hari Minggu. Kehadiran kapal perang negara NATO itu membuat China marah, tapi disambut baik oleh Taiwan.

Militer China pada hari Senin (17/2/2025) mengecam pelayaran kapal perang Kanada di Selat Taiwan, dengan mengatakan bahwa Angkatan Udara dan Angkatan Laut-nya telah memantau dan memperingatkan kapal tersebut—sebuah misi yang dilakukan hanya beberapa hari setelah kapal-kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melakukan misi serupa.

Angkatan Laut AS, dan terkadang kapal-kapal dari negara-negara sekutu NATO lainnya seperti Kanada, Inggris, dan Prancis, melintasi selat tersebut sekitar sebulan sekali.

Baca Juga: Ketegangan Memanas, 34 Pesawat dan 16 Kapal Perang China Gertak Taiwan

China, yang mengeklaim Taiwan sebagai wilayahnya, juga mengatakan bahwa jalur perairan strategis itu miliknya.

"Tindakan Kanada sengaja menimbulkan masalah dan merusak perdamaian dan stabilitas di selat tersebut," kata Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Reuters.

"Pasukan teater mempertahankan tingkat kewaspadaan tinggi setiap saat dan dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi," lanjut pernyataan tersebut.

Militer Kanada menolak berkomentar segera.

Baik pemerintah China maupun Taiwan mengidentifikasi kapal tersebut sebagai HMCS Ottawa.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada hari Minggu bahwa kapal itu berlayar ke arah utara, seraya menambahkan bahwa pasukan Taiwan juga berjaga-jaga.

Kementerian Luar Negeri Taiwan menyambut baik pelayaran HMCS Ottawa.

"Kanada sekali lagi telah mengambil tindakan konkret untuk mempertahankan kebebasan, perdamaian, dan keterbukaan Selat Taiwan dan telah menunjukkan posisi tegasnya bahwa Selat Taiwan adalah perairan internasional," katanya pada hari Minggu.

Taiwan telah mengeluhkan aktivitas militer China yang berulang di dekat pulau itu.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Senin pagi dalam pembaruan hariannya tentang tindakan China selama 24 jam sebelumnya bahwa mereka telah mendeteksi 41 pesawat militer dan sembilan kapal China di sekitar pulau itu, terkonsentrasi di selat tersebut dan di lepas pantai barat daya Taiwan.

Oktober lalu, sebuah kapal perang AS dan Kanada berlayar bersama melalui Selat Taiwan, kurang dari seminggu setelah China melakukan putaran baru latihan perang di sekitar pulau tersebut.

Pemerintah Taiwan yang dipilih secara demokratis menolak klaim kedaulatan Beijing, dengan mengatakan hanya rakyat pulau itu yang dapat memutuskan masa depan mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved