Terungkap, Ini Penyebab Tabrakan American Airlines vs Helikopter Black Hawk Tewaskan 67 Orang

Minggu, 16 Februari 2025 - 11:38 WIB
loading...
A A A
Menurut pejabat Angkatan Darat, Black Hawk dioperasikan oleh tim berpengalaman yang terbiasa menavigasi wilayah udara padat di sekitar Washington DC.

Awaknya telah melakukan pemeriksaan penerbangan rutin, di mana pilot dievaluasi kemampuan terbangnya dengan instrumen dan penggunaan kacamata penglihatan malam. Para pejabat yakin awaknya mengenakan kacamata tersebut selama penerbangan.

Angkatan Darat telah mengidentifikasi tiga anggotanya yang tewas dalam kecelakaan tersebut: Kapten Rebecca M Lobach dari North Carolina, Sersan Staf Ryan Austin O’Hara (28) dari Georgia, dan Kepala Perwira 2 Andrew Loyd Eaves (39) dari Maryland. Eaves dan Lobach adalah pilotnya, sementara O’Hara bertugas sebagai kepala kru.

Dalam beberapa minggu setelah tabrakan, para penyelidik telah menemukan semua komponen utama dari Black Hawk dan pesawat penumpang tersebut. Laporan awal diharapkan keluar pada akhir bulan ini, tetapi analisis lengkap dari NTSB dapat memakan waktu lebih dari setahun untuk diselesaikan.

“Kami hanya tinggal beberapa minggu lagi dari kecelakaan tersebut,” kata NTSB. “Kami masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”

Di antara area fokus utama adalah perekam suara kokpit dan data penerbangan, yang saat ini sedang dianalisis di laboratorium NTSB, penyelidik juga memeriksa reruntuhan untuk menentukan sudut benturan yang tepat dan mendapatkan wawasan tentang momen-momen menjelang kecelakaan.

Bukti penting, perekam suara kokpit gabungan Black Hawk dan perekam data penerbangan digital, ditemukan pada tanggal 31 Januari dan tidak ada kerusakan eksterior.

Penyelidik sekarang sedang meneliti sistem pitot-statis helikopter dan komputer data udara untuk menentukan pembacaan ketinggian yang dilihat pilot pada saat itu.

Menurut Kepala Cabang Divisi Perekam Kendaraan NTSB Sean Payne, analisis lebih lanjut akan menilai fungsionalitas altimeter dan apakah data yang tidak akurat mungkin telah memengaruhi sistem penerbangan helikopter.

Memahami bagaimana "data buruk" mungkin telah memainkan peran dalam tragedi itu akan menjadi bagian penting dari penyelidikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved