Siapa yang Mengendalikan Perang di Kongo?

Minggu, 09 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Kali ini, bentrokan langsung antara kedua pasukan dapat memperluas konflik RD Kongo ke luar perbatasannya.

4. Uganda - Bermain Dua Arah

Uganda tidak terlibat secara langsung, tetapi juga memiliki pasukan di Kongo bagian timur.

Mereka membantu pemerintah Kongo dengan ancaman keamanan yang berbeda – memburu militan yang berasal dari Uganda yang terhubung dengan kelompok ISIS.

Namun peran Uganda membingungkan – Uganda bekerja sama dengan Kongo, sementara juga diduga memberikan setidaknya dukungan yang terlibat kepada M23. Pakar PBB melaporkan bahwa Uganda telah mengizinkan mereka menggunakan wilayah Uganda sebagai pangkalan belakang dan rute pasokan.

Kampala membantah keras hal itu. Namun, negara itu telah menanggapi serangan M23 dengan menempatkan pasukannya dalam "posisi pertahanan terdepan," untuk mencegah kelompok bersenjata lain mengeksploitasi krisis, katanya.

Penduduk setempat telah melaporkan melihat tentara Uganda bergerak menuju zona konflik, yang meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi regional.

Seperti Rwanda, Uganda telah memasuki Kongo bagian timur di masa lalu dengan mengklaim untuk melindungi perbatasannya. Namun, Uganda juga dituduh menjarah sumber daya alam, terutama emas.

Analis memperkirakan negara itu akan melindungi kepentingan ekonominya sambil mengawasi warga Rwanda.

"Sangat jelas bahwa Uganda ingin mempertahankan pengaruhnya sendiri di Kongo DR bagian timur dan tidak didorong keluar oleh pesaingnya di Rwanda," kata Tn. Moncrieff dari ICG.

5. Afrika Selatan - Penjaga Perdamaian Memihak

Melansir BBC, Afrika Selatan telah menyumbangkan sebagian besar pasukannya ke pasukan regional Afrika Selatan yang bertempur bersama tentara Kongo dan telah menderita kerugian besar.

Namun, negara itu juga menjadi berita utama karena pertukaran yang sangat pedas antara Kigali dan Johannesburg.

Afrika Selatan menyalahkan kematian 14 tentara mereka pada Pasukan Pertahanan Rwanda, yang oleh Presiden Cyril Ramaphosa disebut sebagai "milisi RDF."

Menteri pertahanannya mengklaim bahwa ia telah memperingatkan Kagame bahwa penembakan lebih lanjut akan dianggap sebagai deklarasi perang.

Hal ini membuat marah presiden Rwanda, yang mengatakan bahwa kisah percakapan mereka adalah "kebohongan" dan menyebut orang Afrika Selatan sebagai kekuatan "agresif" yang harus meninggalkan DR Kongo.

Ini adalah akhir yang paling tajam dari perpecahan yang luas antara Komunitas Afrika Timur (EAC) dan Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (Sadc).

EAC mendukung seruan Rwanda untuk perundingan langsung antara Kinshasa dan M23.

Sementara Sadc mengutuk serangan RDF terhadap tentaranya, termasuk pasukan Tanzania dan Malawi, dan telah menegaskan kembali komitmen mereka terhadap kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial DR Kongo.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved