Siapa yang Mengendalikan Perang di Kongo?

Minggu, 09 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Rwanda menuntut Kinshasa untuk berunding langsung dengan M23, yang ditolaknya.

Namun, menurut Stearns, yang sebenarnya diinginkannya adalah "mempertahankan lingkup pengaruh di Kongo DR bagian timur".

Kigali membantah bukti PBB bahwa mereka menyelundupkan sejumlah besar emas dan logam lainnya dari Kongo DR bagian timur dan menjualnya sebagai miliknya. Namun, akses ke kekayaan mineral Kongo DR telah menjadi pemicu konflik di wilayah tersebut selama beberapa dekade.

Ada yang lain kali ini, salah satunya permusuhan pribadi antara Kagame dan Tshisekedi.

"Kagame ingin memberi pelajaran kepada Tshisekedi tentang siapa orang kuat di blok tersebut," kata Richard Moncrieff, yang memantau wilayah Great Lakes Afrika untuk International Crisis Group (ICG).

Rwanda "akan terus berjuang sampai dia membuat konsesi dan...memberi mereka kebebasan yang cukup di [provinsi timur] Kivu Utara," tambahnya.

Baca Juga: Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar dengan 183 Tahanan Palestina

3. Burundi - Tetangga yang Waspada

Melansir BBC, Rwanda melihat tentara Burundi sebagai ancaman keamanan lain di bagian timur DR Kongo.

Negara yang berbatasan dengan Rwanda dan DR Kongo ini telah menempatkan ribuan tentara di sana selama bertahun-tahun. Mereka pergi untuk memburu pemberontak Burundi tetapi sekarang mendukung tentara Kinshasa dalam pertempuran melawan M23.

Hubungan antara Rwanda dan Burundi bersifat bermusuhan. Kedua negara memiliki susunan etnis yang sama tetapi tidak seperti Rwanda, mayoritas Hutu berkuasa di Burundi. Kedua negara saling menuduh mencoba menggulingkan pemerintahan masing-masing.

Presiden Burundi Evariste Ndayishimiye telah mengunggah peringatan keras di media sosial.

"Jika Rwanda terus melakukan penaklukan," tulisnya, "saya tahu perang bahkan akan tiba di Burundi... Suatu hari dia [Kagame] ingin datang ke Burundi - kami tidak akan menerimanya. Perang akan menyebar."

Ancaman akan meningkat jika M23 terus maju dari Goma ke provinsi Kivu Selatan yang lebih dekat ke perbatasan Burundi, tempat pasukannya ditempatkan.

"Yang dicari Burundi di sini adalah kelangsungan hidup rezim," kata Tn. Stearns.

"Burundi khawatir jika pasukan Rwanda... memperluas pengaruh mereka ke Kivu Selatan, hal itu dapat mengganggu stabilitas pemerintahan di Bujumbura. Yang dipertaruhkan di sini adalah menghentikan pemberontakan ini sebelum terlalu dekat dengan rumah."

Sebagian orang khawatir akan terulangnya dua perang yang melanda wilayah tersebut pada akhir 1990-an, yang melibatkan sembilan negara berbeda dan dilaporkan menyebabkan jutaan kematian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
4 Alasan Iran Kini Lebih...
4 Alasan Iran Kini Lebih Siap Hadapi Serangan AS, Sudah Memahami Musuh
Jadi Target Rudal dan...
Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
AS Ketar-ketir saat...
AS Ketar-ketir saat Mojtaba Makin Tunjukkan Kekuasaannya di Iran, Ini 4 Faktanya
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved