Senjata Nuklir China Disebut Bakal Dua Kali Lipat, Beijing Sentil Balik AS

Kamis, 03 September 2020 - 08:46 WIB
loading...
Senjata Nuklir China...
Awan jamur dari tes pertama bom hidrogen Ivy Mike Amerika Serikat (AS) di Enewetak, sebuah atol di Samudra Pasifik, pada tahun 1952. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
BEIJING - Laporan tahunan Pentagon menyebut stok hulu ledak nuklir China saat ini sudah mencapai 200-an unit dan akan bertambah dua kali lipat dalam satu dekade mendatang. Beijing, melalui media pemerintah, menyatakan prediksi Pentagon tanpa bukti dan faktanya hulu ledak nuklir Amerika Serikat (AS) sebanyak 3.800 unit atau jauh lebih banyak dari yang dimiliki Beijing .

Laporan tahunan Pentagon kepada Kongres Amerika berjudul "Military and Security Developments Involving the People's Republic of China (PRC) 2020"memperingatkan tentang meningkatnya kekuatan nuklir China yang kemungkinan akan menggandakan cadangan hulu ledak nuklirnya dalam satu dekade berikutnya.

"Selama dekade berikutnya, China akan memperluas dan mendiversifikasi kekuatan nuklirnya, kemungkinan setidaknya menggandakan cadangan hulu ledak nuklirnya," bunyi laporan setebal 200 halaman tersebut. (Baca: Pentagon: Hulu Ledak Nuklir China Akan Bertambah Dua Kali Lipat )

"Kekuatan nuklir China tampaknya berada pada lintasan untuk melebihi ukuran 'pencegah minimum' seperti yang dijelaskan dalam tulisan-tulisan PLA sendiri," lanjut laporan itu, mengacu pada singkatan Tentara Pembebasan Rakyat .

Laporan Pentagon juga mengungkapkan bahwa China meluncurkan lebih banyak rudal balistik untuk tes dan pelatihan daripada jumlah gabungan seluruh dunia pada 2019. (Baca: Pentagon: China Lirik Indonesia untuk Jadi Pangkalan Militernya )

Namun, para analis mempertanyakan perkiraan Pentagon tersebut. Kingston Reif, direktur Asosiasi Pengendalian Senjata, mengatakan bahwa perkiraan jumlah stok hulu ledak nulir Beijing lebih kecil dari perkiraan sumber terbuka. "Tidak bisa dilebih-lebihkan, bahwa persenjataan Rusia jauh lebih besar dan lebih berbahaya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved