Pentagon Ungkap AS Sangat Jauh dari Pengerahan Pasukan di Gaza

Kamis, 06 Februari 2025 - 15:15 WIB
loading...
Pentagon Ungkap AS Sangat...
Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth membuka jasnya. Foto/tasnim
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih jauh dari pengerahan tentara Amerika ke Gaza, menurut Menteri Pertahanan (Menhan) Pete Hegseth.

Pada hari Selasa (4/2/2025), Presiden Donald Trump mengusulkan agar Amerika Serikat mengambil alih Jalur Gaza, dengan mengusulkan agar wilayah tersebut dibangun kembali setelah pembongkaran bangunan yang rusak selama konflik Israel-Hamas selama 15 bulan.

Dia menegaskan kembali pendiriannya sebelumnya bahwa warga Palestina harus direlokasi ke negara-negara tetangga dengan biaya negara-negara tersebut.

Ketika ditanya tentang potensi pengerahan pasukan AS untuk memfasilitasi rencana ini, Trump menyatakan dia akan "melakukan apa pun yang diperlukan."

Keesokan harinya, Menteri Pertahanan Pete Hegseth muncul di Fox News untuk mengklarifikasi pernyataan presiden mengenai kemungkinan keterlibatan militer AS di Gaza.

"Saya pikir kita masih jauh dari itu," jawab pejabat tinggi pertahanan itu, seraya menambahkan "diskusi yang kuat" antara Trump, pejabat keamanan nasional, dan sekutu harus mendahului keputusan tersebut.

“Israel ingin menyelesaikan pekerjaan melawan Hamas dan mendapatkan kembali para sandera, dan AS akan membantu mereka melakukannya,” ujar Hegseth.

"Apa yang terjadi setelah itu adalah pembicaraan yang lebih panjang... Anda tidak ingin menggunakan sepatu bot Amerika sama sekali jika Anda tidak perlu melakukannya," papar dia.

"Seperti yang dia katakan, berpikirlah di luar kotak," ujar Hegseth untuk menanggapi pernyataan Perdana Menteri Israel tentang pemikiran Trump tentang Gaza.

"Kenali bahwa Anda dapat, melalui diskusi semacam ini... juga mengubah jendela Overton tentang apa yang mungkin," tambah Hegseth.

Pada hari Selasa, Netanyahu memuji Trump atas pemikirannya yang tidak konvensional, menambahkan keputusan presiden AS tentang Gaza dapat "mengubah sejarah."

Usulan Trump telah memicu kritik internasional yang signifikan. Kepemimpinan Palestina telah mengecam rencana tersebut sebagai "pelanggaran signifikan terhadap hukum internasional."

Negara-negara Arab di sekitarnya, termasuk Arab Saudi, Iran, Yordania, dan Mesir telah berbicara untuk mengizinkan warga Palestina tinggal di Gaza.

Baca juga: Trump Ungkap Masyarakat Dunia bisa Tinggal di Gaza, AS Cabut Embargo Senjata Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved