India Kirim Pasukan ke Perbatasan di Tengah Ketegangan dengan China

Rabu, 02 September 2020 - 22:28 WIB
loading...
A A A
Dengan pasukan India ditempatkan di titik-titik penting secara strategis di wilayah Ladakh, spekulasi tersebar luas bahwa pasukan China dapat membuka front lain di sepanjang Garis Kontrol 4.057 km. Kementerian Dalam Negeri India bahkan telah mengeluarkan peringatan, memperingatkan pasukan di sepanjang perbatasan China, Nepal dan Bhutan.

Wilayah timur laut India adalah yang paling sensitif, mengingat tuduhan bahwa China telah memobilisasi gerakan separatis dan pemberontak di wilayah tersebut.

India dan China telah berada dalam kebuntuan perbatasan sejak minggu terakhir bulan April dan pelepasan pasukan masih jauh dari selesai di sepanjang Garis Kontrol Aktual. Situasi menjadi lebih tegang sejak pertikaian 29-30 Agustus antara pasukan India dan China. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa sepengetahuannya, tidak ada tentara India yang tewas dalam bentrokan perbatasan baru-baru ini. (Baca juga: Para Tentara China dan India Bentrok Tangan Kosong di Pangong Tso )

Ketegangan antara kedua negara mencapai titik didih pada pertengahan Juni, ketika bentrokan mematikan antara pasukan terjadi di Lembah Galwan di wilayah Ladakh yang disengketakan. Pertempuran itu merenggut nyawa 20 tentara India, sementara Beijing belum secara resmi melaporkan adanya korban. Sejak itu, kedua belah pihak telah terlibat dalam pembicaraan tingkat tinggi untuk meredakan ketegangan. (Baca juga: Sebelum Bentrok dengan India, China Kerahkan Jet Tempur Siluman J-20 )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved