India Kirim Pasukan ke Perbatasan di Tengah Ketegangan dengan China

Rabu, 02 September 2020 - 22:28 WIB
loading...
India Kirim Pasukan...
Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - India dilaporkan telah memindahkan pasukannya untuk menjaga wilayah timur perbatasan yang dibatasi secara longgar dengan China di Arunachal Pradesh sejak Juni lalu. Hal itu diungkapkan seorang pejabat pemerintah yang dikutip oleh Reuters.

Dengan meningkatnya kehadiran militer di distrik Anjaw di negara bagian timur laut, para analis percaya, ada kemungkinan lebih tinggi untuk berhadap-hadapan dengan militer China di wilayah tersebut. Untuk diketahui wilayah itu adalah titik didih selama perang 1962 antara India dan China.

Sementara pejabat di wilayah tersebut memastikan bahwa pasukan telah meningkatkan aktivitas setelah insiden Galwan pada 15-16 Juni, dia juga mencatat bahwa peningkatan telah dimulai sebelum pertempuran kecil.

Namun demikian, juru bicara militer India, Letnan Kolonel Harsh Wardhan Pande, mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan pasukan yang tiba di daerah itu merupakan bagian dari rotasi reguler.

“Pada dasarnya, ini adalah unit yang berubah. Itu terjadi seperti yang terjadi setiap saat, tidak banyak, "kata Pande kepada Reuters dari Guwahati, kota terbesar di timur laut India, yang dinukil Sputnik, Rabu (2/9/2020).

Dengan pasukan India ditempatkan di titik-titik penting secara strategis di wilayah Ladakh, spekulasi tersebar luas bahwa pasukan China dapat membuka front lain di sepanjang Garis Kontrol 4.057 km. Kementerian Dalam Negeri India bahkan telah mengeluarkan peringatan, memperingatkan pasukan di sepanjang perbatasan China, Nepal dan Bhutan.

Wilayah timur laut India adalah yang paling sensitif, mengingat tuduhan bahwa China telah memobilisasi gerakan separatis dan pemberontak di wilayah tersebut.

India dan China telah berada dalam kebuntuan perbatasan sejak minggu terakhir bulan April dan pelepasan pasukan masih jauh dari selesai di sepanjang Garis Kontrol Aktual. Situasi menjadi lebih tegang sejak pertikaian 29-30 Agustus antara pasukan India dan China. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa sepengetahuannya, tidak ada tentara India yang tewas dalam bentrokan perbatasan baru-baru ini. (Baca juga: Para Tentara China dan India Bentrok Tangan Kosong di Pangong Tso )

Ketegangan antara kedua negara mencapai titik didih pada pertengahan Juni, ketika bentrokan mematikan antara pasukan terjadi di Lembah Galwan di wilayah Ladakh yang disengketakan. Pertempuran itu merenggut nyawa 20 tentara India, sementara Beijing belum secara resmi melaporkan adanya korban. Sejak itu, kedua belah pihak telah terlibat dalam pembicaraan tingkat tinggi untuk meredakan ketegangan. (Baca juga: Sebelum Bentrok dengan India, China Kerahkan Jet Tempur Siluman J-20 )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved