Menhan Ukraina Diselidiki atas Penyalahgunaan Kekuasaan

Selasa, 28 Januari 2025 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Didirikan pada tahun 2022 dan mengikuti standar NATO, badan tersebut independen dari militer Ukraina dan dirancang untuk menghilangkan konflik kepentingan dan memaksimalkan transparansi dalam proses pengadaan.

AntAC sebelumnya berpendapat dengan menindak DPA, Umerov berupaya merusak reformasi pengadaan pertahanan ala NATO yang dirancang untuk melindungi negara dari "neraka korupsi" tahun-tahun sebelumnya.

Umerov telah menjadi kritikus DPA yang keras, dengan mengklaim, "Alih-alih mengirimkan amunisi tepat waktu ke tentara kita, badan tersebut telah terperosok dalam permainan politik dan dengan acuh tak acuh membiarkan kebocoran informasi sensitif yang mengerikan.”

"Pengadaan senjata, yang seharusnya tetap dirahasiakan selama darurat militer dan perang skala penuh dengan Rusia, entah bagaimana telah berubah menjadi Amazon, tempat setiap pengguna internet dapat melihat secara langsung siapa yang membeli apa dan dalam jumlah berapa," ujar dia.

Media Ukraina juga mengklaim DPA menikmati dukungan politik yang cukup besar dari kelompok-kelompok kepentingan yang terkait dengan para pembuat kebijakan Barat, khususnya Partai Demokrat AS.

Kementerian Pertahanan Ukraina telah menghadapi banyak skandal korupsi dalam beberapa tahun terakhir, dengan mantan Menteri Pertahanan Aleksey Reznikov mengundurkan diri pada tahun 2023 di tengah skandal yang melibatkan kontrak makanan yang terlalu mahal untuk militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved