Menhan Ukraina Diselidiki atas Penyalahgunaan Kekuasaan

Selasa, 28 Januari 2025 - 21:30 WIB
loading...
Menhan Ukraina Diselidiki...
Menteri Pertahanan (Menhan) Ukraina Rustem Umerov. Foto/anadolu
A A A
KIEV - Menteri Pertahanan (Menhan) Ukraina Rustem Umerov sedang diselidiki atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Kabar itu diumumkan pengawas antikorupsi nonpemerintah.

Kepala pertahanan tersebut telah dikecam atas keputusannya memberhentikan kepala Badan Pengadaan Pertahanan (DPA) yang independen di negara tersebut.

Kontroversi tersebut muncul saat Ukraina terus bergulat dengan korupsi endemik, yang telah menjadi penyebab utama kekhawatiran bagi para pendukung Kiev dari Barat.

Dalam pernyataan pada hari Senin, Pusat Aksi Antikorupsi (AntAC) yang didanai Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) mengatakan Biro Antikorupsi Nasional Ukraina (NABU) telah membuka kasus terhadap Umerov berdasarkan pengaduannya, dengan menambahkan menteri tersebut dapat terlibat dalam "penyalahgunaan kekuasaan atau jabatan resmi."

Jika terbukti bersalah, Umerov dapat menghadapi hukuman tiga hingga enam tahun penjara.

NABU belum mengonfirmasi penyelidikan tersebut. Menurut AntAC, tuduhan tersebut bermula dari penolakan Umerov memperpanjang kontrak Marina Bezrukova, direktur DPA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved