alexametrics

Korban Tewas Penembakan Brutal di Thailand Jadi 26 Jiwa

loading...
Korban Tewas Penembakan Brutal di Thailand Jadi 26 Jiwa
Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha mengatakan, meski pelaku telah berhasil dilumpuhkan, sayangnya dampak dari aksi kejinya belum berakhir. Foto/Reuters
A+ A-
BANGKOK - Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha mengatakan, jumlah korban penembakan di sebuah pusat perbelanjaan terus bertambah, meski insiden itu sesungguhnya telah berakhir. Pelaku diketahui adalah seorang anggota militer Thailand berpangkat Sersan Mayor, bernama Jakapanth Thomma.

Prayuth mengatakan, meski pelaku telah berhasil dilumpuhkan, sayangnya dampak dari aksi kejinya belum berakhir. Dia mengatakan, jumlah korban akibat aksi Thomma saat ini meningkat menjadi 26 orang, dari sebelumnya dilaporkan 21.

Dia menuturkan, korban luka akibat aksi Thomma juga bertambah, dari sebelumnya 42 orang, menjadi 57 orang. "Dia termotivasi oleh dendam atas kesepakatan tanah di mana ia merasa telah ditipu," ucap Prayut, seperti dilansir Reuters pada Minggu (9/2/2020).



Sebelumnya diwartakan, pasukan keamanan Thailand telah menembak mati Thomma di mal Terminal 21, di kota Nakhon Ratchasima. Di mal itu Thomma mengamuk dan kemudian bersembunyi selama beberapa jam, sebelum akhirnya ditembak mati.

"Terima kasih polisi dan tentara telah mengakhiri situasinya. Pelaku penembakan telah ditembak mati," kata Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand, Anutin Charnvirakul.

Thomma sendiri diketahui menyiarkan secara langsung aksi kejinya melalui Facebook. Pihak Facebook kemudian mengatakan mereka telah menghapus akun pria berusia 32 tahun tersebut.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak