Prancis Marah Pesawat Mata-matanya Dibidik Sistem Rudal S-400 Rusia di Atas Laut Baltik

Minggu, 19 Januari 2025 - 09:55 WIB
loading...
A A A
Kolonel Vernet memuji profesionalisme awak pesawat Prancis, dengan mencatat kemampuan mereka untuk meredakan situasi dan melanjutkan misi tanpa insiden lebih lanjut.

“Rusia telah menunjukkan permusuhannya dengan cara yang terkendali,” kata Vernet. “Tetapi perilaku profesional awak (Prancis) memungkinkan untuk menghindari eskalasi apa pun,” ujarnya.

Sementara tindakan Rusia dianggap provokatif, militer Prancis mengisyaratkan bahwa Moskow kemungkinan menahan diri dari eskalasi lebih lanjut karena potensi risiko menyerang pesawat NATO.

“Serangan terhadap pesawat NATO dapat memicu eskalasi yang tiba-tiba dan serius dengan NATO,” imbuh Vernet.

Insiden itu, meskipun serius, tidak dianggap terisolasi. Jenderal Christopher Cavoli, komandan pasukan NATO di Eropa, menggambarkan insiden semacam itu sebagai insiden yang meluas, jauh melampaui batas-batas Eropa.

Sebastien Lecornu, Menteri Angkatan Bersenjata, mengatakan, “Pada Rabu malam, pesawat patroli maritim Atlantique 2 Prancis menjadi sasaran intimidasi Rusia.”

“Pesawat itu berpatroli di wilayah udara internasional di atas Laut Baltik sebagai bagian dari operasi NATO dan terdeteksi oleh radar pengendali tembakan dari sistem pertahanan udara berbasis darat S-400. Tindakan agresif Rusia ini tidak dapat diterima. Angkatan bersenjata kita akan terus bertindak untuk mempertahankan kebebasan navigasi di wilayah udara dan laut internasional,”paparnya.

Apa Itu Radar Kontrol Tembakan?


Radar kontrol tembakan, yang juga dikenal sebagai radar pelacak, adalah sistem yang dibuat untuk mengukur koordinat target, melacak pergerakannya, dan menyediakan data untuk memprediksi posisi masa depannya.

Radar ini menawarkan data posisi berkelanjutan untuk satu target guna membantu sistem militer dan pertahanan merespons dengan presisi. Sering kali, radar kontrol tembakan dan pelacak digunakan secara bergantian, karena keduanya memiliki peran penting dalam akuisisi dan pelacakan target.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved