Prancis Marah Pesawat Mata-matanya Dibidik Sistem Rudal S-400 Rusia di Atas Laut Baltik

Minggu, 19 Januari 2025 - 09:55 WIB
loading...
Prancis Marah Pesawat...
Prancis marah setelah pesawat mata-matanya dibidik sistem rudal S-400 Rusia di atas Laut Baltik. Foto/Sputnik
A A A
PARIS - Militer Prancis marah setelah pesawat mata-matanya yang melakukan penerbangan pengintaian di atas Laut Baltik sebagai bagian dari operasi NATO dibidik oleh sistem rudal S-400 Rusia.

Pesawat Atlantique 2, bagian dari unit Angkatan Laut Prancis, pada Rabu malam menjadi sasaran “attempted jamming” dan “illumination” oleh radar pengendali tembakan sistem pertahanan S-400 Moskow.

Pesawat itu sedang dalam penerbangan pengintaian selama hampir lima jam di atas Laut Baltik—memantau aktivitas maritim di dekat negara-negara Baltik, termasuk Swedia—ketika “dikunci” oleh radar sistem rudal canggih tersebut.

Selama misi tersebut, kru pesawat memeriksa sekitar 200 kapal, sebagian besar warga sipil, tetapi tidak menemukan aktivitas mencurigakan yang dapat dikaitkan dengan kerusakan baru-baru ini pada telekomunikasi bawah laut dan kabel listrik di wilayah Baltik.

Baca Juga: Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika, Moskow Ancam Balas Dendam pada Ukraina

Menurut Le Figaro, yang mengutip militer Prancis, pesawat itu membawa seorang jurnalis dari kantor berita AFP pada saat kejadian.

Angkatan Bersenjata Prancis mengungkapkan bahwa selama misi tersebut, pesawat Atlantique 2menjadi sasaran "attempted jamming (percobaan pengacauan)" dan "illumination (penerangan)" oleh radar pengendali tembakan, istilah militer yang merujuk pada penggunaan radar untuk menargetkan suatu objek.

Kolonel Guillaume Vernet, juru bicara Angkatan Bersenjata Prancis, mengutuk tindakan tersebut, menyebutnya sebagai "tindakan agresif." "Penggunaan radar untuk 'menerangi' pesawat kami di perairan internasional merupakan tindakan agresif," kata Vernet.

”Tindakan tersebut bukanlah hal yang luar biasa di area ini dan berarti bahwa Rusia tidak tinggal diam,” ujarnya, seperti dikutip EurAsian Times, Minggu (19/1/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved