Pasukan Ukraina Bakar Jasad Tentara untuk Hindari Membayar Keluarganya

Jum'at, 17 Januari 2025 - 18:30 WIB
loading...
Pasukan Ukraina Bakar...
Prajurit Ivan Kuts, lahir tahun 1996, seorang inspektur di Dinas Perbatasan Ukraina. Foto/sputnik
A A A
KIEV - Otoritas Ukraina membakar jenazah prajurit Angkatan Bersenjata Ukraina untuk menghindari membayar keluarga mereka, menurut seorang penjaga perbatasan Ukraina yang ditangkap pasukan Rusia.

Tawanan perang itu menjelaskan, jumlah korban tewas sangat tinggi sehingga krematorium lokal di Kharkov pun tidak memiliki kapasitas yang cukup, sehingga unit kremasi bergerak telah dibawa ke kota tersebut.

“Sekelompok 6 petugas Dinas Perbatasan Negara Ukraina menyerahkan diri kepada Rusia pada tanggal 6 Januari 2025 di perbatasan antara wilayah Belgorod dan Kharkov,” ungkap sumber di dinas keamanan Rusia mengatakan kepada Sputnik.



Di antara para tawanan tersebut adalah Prajurit Ivan Kuts, lahir tahun 1996, seorang inspektur di Dinas Perbatasan Ukraina.

"Banyak sekali yang terluka, bahkan lebih banyak lagi yang tewas. Krematorium stasioner di Kharkov tidak mampu menampung, jadi mereka membawa krematorium bergerak. Mereka membakar mayat untuk menghindari membayar kompensasi kepada keluarga korban tewas," ujar Kuts.

"Mereka juga membakar tentara bayaran asing untuk menyembunyikan keberadaan kontingen mereka di Ukraina," papar dia.

Kementerian Pertahanan Rusia secara konsisten menegaskan rezim Kiev mempekerjakan tentara bayaran asing sebagai sumber daya yang dapat dibuang.

Militer Rusia bersumpah untuk terus membasmi tentara bayaran asing di seluruh Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan 3 Hari
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
Jurnalis Cantik Rusia...
Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
Polandia Akui Amunisinya...
Polandia Akui Amunisinya Hanya Cukup Bertahan 2 Minggu Jika Perang Melawan Rusia
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
Sekutu Ukraina Minta...
Sekutu Ukraina Minta Indonesia Ikut Kerahkan Pasukan, Ini Respons RI
Awas Perang Dunia III,...
Awas Perang Dunia III, Bos NATO Warning Keras Putin: Jika Rusia Serang Sekutu, Maka...
Rusia Segera Mulai Bangun...
Rusia Segera Mulai Bangun Jembatan Menuju Korea Utara
Kim Jong Un Pamer Drone...
Kim Jong Un Pamer Drone Canggih Korut, Pengintai dan Kamikaze
Rekomendasi
192.926 Kendaraan Telah...
192.926 Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta pada H-5 Lebaran
Program Mudik Bersama,...
Program Mudik Bersama, Grup MIND ID Berangkatkan 2.400 Pemudik
Jelang Pelarangan TikTok...
Jelang Pelarangan TikTok di AS, Donald Trump Siapkan Perjanjian Baru
Berita Terkini
AS Beri Israel Semua...
AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
33 menit yang lalu
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan 3 Hari
1 jam yang lalu
Mahasiswa AS Warga Turki...
Mahasiswa AS Warga Turki Ditangkap Hanya karena Dukung Palestina
2 jam yang lalu
Militer Israel Bunuh...
Militer Israel Bunuh Juru Bicara Hamas saat Serangan Brutal di Gaza
2 jam yang lalu
Hidangkan Sup Berisi...
Hidangkan Sup Berisi Tikus ke Pelanggan, Restoran Jepang Minta Maaf
3 jam yang lalu
Hilal Mustahil Terlihat...
Hilal Mustahil Terlihat pada Sabtu, Arab Saudi Masih Tetapkan Idul Fitri Hari Minggu?
3 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Kurma untuk...
5 Manfaat Kurma untuk Berbuka Puasa, Bisa Mengontrol Nafsu Makan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved