Siapa yang Kalah dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Jum'at, 17 Januari 2025 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Banyak yang, sejauh ini, telah melarikan diri secara diam-diam dari berbagai negara setelah mereka menjadi buronan untuk ditahan.
Terlepas dari jumlah kematian, luka-luka, dan kerusakan skala besar, apa lagi yang dibutuhkan untuk membuktikan bahwa Hamas memenangkan perang?
Indikasi kemenangan tidak diukur dari skala pengorbanan, tetapi diukur dari pihak mana yang menerima persyaratan pihak lain.
“Saya melihat Netanyahu dari Israel telah menerima persyaratan Hamas,” papar Motasem A Dalloul.
Ada yang mengatakan Hamas dan Netanyahu sama-sama mendapat tekanan dari Presiden terpilih AS, Donald Trump.
“Saya katakan: tidak, karena Trump adalah sahabat Netanyahu dan Netanyahu menggunakan Trump sebagai alat untuk mengalahkannya ketika dia memberi tahu mitra-mitranya, yang menentang kesepakatan itu, bahwa mereka akan memperoleh banyak keuntungan strategis melalui Trump,” ujar Motasem A Dalloul.
Yang mendorong Netanyahu untuk menerima kesepakatan gencatan senjata adalah Perlawanan Palestina yang ajaib.
Tentara Israel di lapangan mengatakan beberapa kali bahwa mereka sedang memerangi hantu di Gaza.
Akankah Netanyahu menghormati ketentuan kesepakatan itu?
“Saya tidak tahu, tetapi kaum Zionis, secara umum, terbiasa melanggar setiap kesepakatan dan Amerika bukanlah pihak yang dipercaya untuk menjadi penjamin kesepakatan itu, tetapi jika mereka kembali berperang, Perlawanan Palestina siap berada di sana,” pungkas Motasem A Dalloul.
Baca juga: Netanyahu Tuding Hamas Ingkari Perjanjian Gencatan Senjata, Rezim Zionis Tunda Persetujuan
Terlepas dari jumlah kematian, luka-luka, dan kerusakan skala besar, apa lagi yang dibutuhkan untuk membuktikan bahwa Hamas memenangkan perang?
Indikasi kemenangan tidak diukur dari skala pengorbanan, tetapi diukur dari pihak mana yang menerima persyaratan pihak lain.
“Saya melihat Netanyahu dari Israel telah menerima persyaratan Hamas,” papar Motasem A Dalloul.
Ada yang mengatakan Hamas dan Netanyahu sama-sama mendapat tekanan dari Presiden terpilih AS, Donald Trump.
“Saya katakan: tidak, karena Trump adalah sahabat Netanyahu dan Netanyahu menggunakan Trump sebagai alat untuk mengalahkannya ketika dia memberi tahu mitra-mitranya, yang menentang kesepakatan itu, bahwa mereka akan memperoleh banyak keuntungan strategis melalui Trump,” ujar Motasem A Dalloul.
Yang mendorong Netanyahu untuk menerima kesepakatan gencatan senjata adalah Perlawanan Palestina yang ajaib.
Tentara Israel di lapangan mengatakan beberapa kali bahwa mereka sedang memerangi hantu di Gaza.
Akankah Netanyahu menghormati ketentuan kesepakatan itu?
“Saya tidak tahu, tetapi kaum Zionis, secara umum, terbiasa melanggar setiap kesepakatan dan Amerika bukanlah pihak yang dipercaya untuk menjadi penjamin kesepakatan itu, tetapi jika mereka kembali berperang, Perlawanan Palestina siap berada di sana,” pungkas Motasem A Dalloul.
Baca juga: Netanyahu Tuding Hamas Ingkari Perjanjian Gencatan Senjata, Rezim Zionis Tunda Persetujuan
(sya)
Lihat Juga :