Jepang dan AS Bakal Bahas Penggunaan Senjata Nuklir untuk Melawan China-Korut

Senin, 30 Desember 2024 - 10:50 WIB
loading...
Jepang dan AS Bakal...
Jepang dan AS akan berkomunikasi mengenai kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Washington jika terjadi keadaan darurat dalam melawan China dan Korea Utara. Foto/USAF
A A A
TOKYO - Jepang dan Amerika Serikat (AS) akan berkomunikasi mengenai kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Washington jika terjadi keadaan darurat dalam melawan China dan Korea Utara (Korut).

Menurut informasi yang diperoleh The Yomiuri Shimbun, yang dilansir Senin (30/12/2024), Tokyo dan Washington telah menetapkan pedoman pertama mereka untuk apa yang disebut pencegahan yang diperluas.

Sumber pemerintah Jepang mengatakan Tokyo akan menyampaikan permintaannya kepada Washington melalui Mekanisme Koordinasi Aliansi (ACM), di mana Pasukan Bela Diri (SDF) dan pasukan AS menjaga kontak satu sama lain.

Pembentukan kerangka operasional semacam itu ditujukan untuk memperkuat payung nuklir AS yang melindungi Jepang dan meningkatkan kemampuan pencegahannya terhadap Korea Utara dan China—keduanya juga bersenjata nuklir.

Baca Juga: Laporan Mengejutkan Pentagon: China Sudah Miliki 600 Senjata Nuklir!

Melawan Korea Utara dan China

Kementerian Luar Negeri Jepang mengumumkan perumusan pedoman tersebut pada hari Jumat pekan lalu tetapi belum mengungkapkan rinciannya, karena pedoman tersebut berisi informasi intelijen militer yang dirahasiakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved