4 Penyebab Pasukan Ukraina Yakin Akan Mengalami Kekalahan

Sabtu, 28 Desember 2024 - 19:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Potensi Perang dengan Rusia Menguat, NATO Siapkan Skenario Pertempuran

3. Tidak Lagi Mendapatkan Dukungan AS

Namun, menurut laporan tersebut, beberapa pasukan khawatir bahwa pemerintahan AS yang baru akan memangkas militer mereka untuk membujuk Ukraina agar memberikan konsesi teritorial kepada Rusia sebagai bagian dari kesepakatan damai di masa mendatang.

“Saya khawatir kami akan ditinggalkan begitu saja,” kata Aleksandr, yang merupakan seorang prajurit di Brigade Mekanik ke-33. “Itulah pikiran yang muncul — bahwa dukungan dan pengiriman dari sekutu kami, amunisi, akan berhenti begitu saja. Jika kami tidak memilikinya, kami tidak akan memiliki apa pun untuk menembak.”

4. Jumlah Tentara Ukraina Terus Berkurang

Kekurangan tenaga kerja adalah masalah lain yang berkontribusi terhadap suasana “suram” di antara pasukan Ukraina, kata WaPo. “Apakah kami memiliki infanteri? Hanya ada beberapa orang, dan mereka berusia lebih dari 50 tahun. Apa yang akan mereka lakukan?” kata seorang operator pesawat nirawak bernama Denis, kepada media tersebut.

Awal minggu ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengonfirmasi bahwa Moskow terbuka untuk mengadakan konsultasi dengan tim Trump untuk menyelesaikan konflik Ukraina. Namun, pembicaraan tersebut harus “bermakna” dan mempertimbangkan akar penyebab konflik dan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin awal tahun ini.

Pada bulan Juni, Putin mengatakan bahwa agar perundingan dapat dimulai, Kiev harus berkomitmen untuk tidak bergabung dengan NATO dan menarik pasukannya dari wilayah yang menjadi bagian dari Rusia sebagai hasil referendum pada musim gugur 2022, termasuk Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk serta wilayah Kherson dan Zaporozhye.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved