Apakah Donald Trump Mendukung Bashar Al Assad?

Jum'at, 20 Desember 2024 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Misi resmi mereka adalah untuk melawan kelompok ISIS, yang sekarang sudah sangat terdegradasi di kamp-kamp gurun, dan untuk melatih dan memperlengkapi Pasukan Demokratik Suriah (SDF - sekutu Kurdi dan Arab AS yang menguasai wilayah tersebut).

SDF juga menjaga kamp-kamp yang berisi para pejuang ISIS dan keluarga mereka.

Dalam praktiknya, kehadiran AS di lapangan juga telah melampaui hal ini, membantu memblokir rute transit senjata potensial bagi Iran, yang menggunakan Suriah untuk memasok sekutunya, Hizbullah.

Ford, seperti analis lainnya, percaya bahwa meskipun naluri isolasionis Trump terlihat jelas di media sosial, realitas di lapangan dan pandangan timnya sendiri dapat melunakkan pendiriannya.

4. Tetap pada Prinsip Isolasionis

Pandangan itu diamini oleh Wa'el Alzayat, mantan penasihat Suriah di Departemen Luar Negeri AS.

"Ia mendatangkan beberapa orang serius ke pemerintahannya yang akan menangani berkas Timur Tengahnya," katanya kepada BBC, khususnya dengan mencatat bahwa Senator Marco Rubio, yang telah dicalonkan sebagai menteri luar negeri, "adalah pelaku kebijakan luar negeri yang serius".

Ketegangan ini – antara cita-cita isolasionis dan tujuan regional – juga memuncak selama masa jabatan pertamanya, ketika Trump menarik sisa dana CIA untuk beberapa pemberontak "moderat", dan memerintahkan penarikan pasukan AS dari Suriah utara pada tahun 2019.

Pada saat itu, Waltz menyebut langkah itu sebagai "kesalahan strategis" dan, karena takut akan kebangkitan ISIS, pejabat Trump sendiri sebagian membatalkan keputusannya.

Trump juga menyimpang dari cita-cita non-intervensionisnya dengan meluncurkan 59 rudal jelajah di lapangan udara Suriah, setelah Assad diduga memerintahkan serangan senjata kimia yang menewaskan banyak warga sipil pada tahun 2017.

Ia juga menggandakan sanksi terhadap kepemimpinan Suriah.

Garis-garis kabur dari janji Trump "ini bukan pertarungan kita" dirangkum oleh Waltz.

"Itu tidak berarti dia tidak bersedia untuk benar-benar turun tangan," katanya kepada Fox News.

"Presiden Trump tidak memiliki masalah dalam mengambil tindakan tegas jika tanah air Amerika terancam dengan cara apa pun."

Tulsi Gabbard, calon Trump untuk intelijen nasional, telah dikritik karena pernyataan-pernyataan masa lalunya tentang Rusia dan Suriah

Menambah kemungkinan ketegangan adalah tokoh kunci lainnya, Tulsi Gabbard, yang dinominasikan Trump sebagai direktur intelijen nasional. Mantan Demokrat yang menjadi sekutu Trump yang kontroversial itu bertemu Assad pada tahun 2017 dalam sebuah perjalanan "pencarian fakta", dan pada saat itu mengkritik kebijakan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved