Rusia Bersedia Akhiri Perang dengan Ukraina, Ini 3 Syaratnya
Jum'at, 06 Desember 2024 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
“Prinsip utamanya adalah status non-blok Ukraina,” kata Lavrov.
"Tidak ada NATO. Sama sekali. Tidak ada pangkalan militer, tidak ada latihan militer di tanah Ukraina dengan partisipasi pasukan asing," lanjut diplomat top Rusia tersebut, yang dilansir Russia Today, Jumat (6/12/2024).
Demikian pula, kata Lavrov, Moskow tidak akan menoleransi kesepakatan apa pun yang memungkinkan Ukraina terus melakukan diskriminasi terhadap bahasa, media, budaya Rusia, dan Gereja Ortodoks Ukraina.
“Kami tidak bermain ganda,” kata Lavrov.
“Apa yang diumumkan Presiden Putin adalah tujuan operasi kami. Itu adil. Itu sepenuhnya sejalan dengan Piagam PBB. Pertama-tama, hak-hak: hak bahasa, hak minoritas, hak minoritas nasional, hak beragama.”
Pada bulan Februari 2022, ketika konflik meningkat, Moskow menunjuk pada pelanggaran Kyiv terhadap Perjanjian Minsk, penindasan terhadap penduduk Ukraina yang berbahasa Rusia, dan serangan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.
"Tidak ada NATO. Sama sekali. Tidak ada pangkalan militer, tidak ada latihan militer di tanah Ukraina dengan partisipasi pasukan asing," lanjut diplomat top Rusia tersebut, yang dilansir Russia Today, Jumat (6/12/2024).
Demikian pula, kata Lavrov, Moskow tidak akan menoleransi kesepakatan apa pun yang memungkinkan Ukraina terus melakukan diskriminasi terhadap bahasa, media, budaya Rusia, dan Gereja Ortodoks Ukraina.
“Kami tidak bermain ganda,” kata Lavrov.
“Apa yang diumumkan Presiden Putin adalah tujuan operasi kami. Itu adil. Itu sepenuhnya sejalan dengan Piagam PBB. Pertama-tama, hak-hak: hak bahasa, hak minoritas, hak minoritas nasional, hak beragama.”
Pada bulan Februari 2022, ketika konflik meningkat, Moskow menunjuk pada pelanggaran Kyiv terhadap Perjanjian Minsk, penindasan terhadap penduduk Ukraina yang berbahasa Rusia, dan serangan terhadap Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.
Lihat Juga :