Rusia Bersedia Akhiri Perang dengan Ukraina, Ini 3 Syaratnya

Jum'at, 06 Desember 2024 - 07:22 WIB
loading...
Rusia Bersedia Akhiri...
Rusia bersedia mengakhiri perangnya dengan Ukraina jika tiga syarat dipenuhi oleh Kyiv. Foto/Sputnik
A A A
MOSKOW - Rusia menjelaskan tujuan perang atau operasi militer melawan Ukraina dan merinci tiga syarat untuk mengakhirinya. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov kepada jurnalis Amerika Serikat (AS) Tucker Carlson.

Lavrov mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin sering dituduh secara keliru menolak berunding dengan Ukraina.

Menurutnya, dua tahun lalu, justru Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang benar-benar melarang perundingan apa pun dengan Moskow, yang tampaknya berdasarkan keyakinan bahwa dia dan Barat akan mendiktekan syarat-syarat gencatan senjata.

“Sebagai permulaan, mengapa Anda tidak memberi tahu dia [Zelensky] untuk membatalkan [perintah larangan]-nya secara terbuka? Ini akan menjadi sinyal bahwa dia menginginkan negosiasi,” kata Lavrov.



Ketika ditanya tentang persyaratan yang dituntut Rusia untuk mengakhiri perang, Lavrov mengarahkan Carlson ke pidato Putin pada bulan Juni, di mana presiden Rusia memaparkan tiga syarat: Ukraina harus menarik pasukannya dari wilayah Rusia, memastikan hak-hak penduduk berbahasa Rusia, dan menjadi negara netral yang bebas nuklir.

“Prinsip utamanya adalah status non-blok Ukraina,” kata Lavrov.

"Tidak ada NATO. Sama sekali. Tidak ada pangkalan militer, tidak ada latihan militer di tanah Ukraina dengan partisipasi pasukan asing," lanjut diplomat top Rusia tersebut, yang dilansir Russia Today, Jumat (6/12/2024).

Demikian pula, kata Lavrov, Moskow tidak akan menoleransi kesepakatan apa pun yang memungkinkan Ukraina terus melakukan diskriminasi terhadap bahasa, media, budaya Rusia, dan Gereja Ortodoks Ukraina.

“Kami tidak bermain ganda,” kata Lavrov.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Rusia Kecam Trump karena...
Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Insiden Paling Memalukan,...
Insiden Paling Memalukan, Tank AS Tenggelam di Rawa di dekat Perbatasan Belarusia, 4 Tentara Tewas
Trump akan Modernisasi...
Trump akan Modernisasi Persenjataan Nuklir AS Tanpa Menambah Jumlah
Anggota Parlemen Iran...
Anggota Parlemen Iran Serukan Teheran Memiliki Senjata Nuklir
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Daftar Lengkap Negara...
Daftar Lengkap Negara Dikenakan Tarif Masuk oleh Trump, Paling Tinggi Kamboja 49 Persen
Rekomendasi
26 Jenderal Baru Polri...
26 Jenderal Baru Polri Dilantik Sehari sebelum Lebaran, Lengkap dengan Jabatannya
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
Berita Terkini
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
55 menit yang lalu
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
2 jam yang lalu
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
3 jam yang lalu
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
3 jam yang lalu
Senator AS Pecahkan...
Senator AS Pecahkan Rekor Mencela Trump dengan Pidato 25 Jam Non-Stop
5 jam yang lalu
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
5 jam yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved