5 Alasan Korea Utara, Rusia, dan China Pantau Ketidakstabilan Politik Korea Selatan

Rabu, 04 Desember 2024 - 21:10 WIB
loading...
A A A
Dia menunjuk pada bagaimana pasukan AS di negara itu bersiap untuk skenario “perang malam ini” melawan Korea Utara. “Semakin sedikit stabilitas di Korea Selatan, semakin buruk bagi kami untuk memenuhi tujuan kebijakan kami.”

Baca Juga: Profil Ahn Gwi-ryeong, Anggota Parlemen Korea Selatan yang Bergulat dengan Tentara Bersenjata

2. Koalisi AS dan Korea Selatan Makin Kokoh

Presiden AS Joe Biden telah bekerja keras selama masa jabatannya untuk memperkuat kemitraan AS dengan Korea Selatan, bertemu Yoon beberapa kali, menyebut pemimpin Korea Selatan itu sebagai "sahabat karib," dan awal tahun ini menyerahkan "KTT Demokrasi"-nya kepada Yoon untuk menjadi tuan rumah di Korea Selatan.

Presiden Joe Biden menjamu mitranya dari Korea Selatan untuk jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih selama kunjungan Yoon Suk Yeol ke AS pada April 2023.

Upaya Biden juga mencakup pertemuan puncak penting tahun 2023 di Camp David dengan Jepang dan Korea Selatan, di mana presiden AS mengatasi ketidakpercayaan historis antara kedua sekutu AS itu untuk menengahi peningkatan koordinasi trilateral.

3. AS Sangat Khawatir dengan Status Darurat Militer

Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS menyatakan "lega" setelah Yoon mengubah arah pada apa yang digambarkan juru bicara itu sebagai "deklarasi yang mengkhawatirkan," dan menambahkan bahwa "demokrasi adalah fondasi" aliansi AS-Korea Selatan.

Meskipun AS menjamin bahwa aliansi itu tetap "kuat," langkah mengejutkan oleh Yoon dapat menimbulkan keraguan pada kemitraan dan melemahkan kemitraan Jepang-Korea Selatan yang sedang berkembang, kata para pengamat.

Hal itu juga menambah tingkat ketidakpastian lain menjelang kembalinya Presiden terpilih Donald Trump ke Gedung Putih, yang sebelumnya telah menyatakan skeptisisme tentang pengaturan keuangan antara AS dan Korea Selatan dalam menampung pasukan AS.

“Tindakan Yoon kemungkinan besar akan menimbulkan pertanyaan tentang keandalan dan prediktabilitas Korea Selatan sebagai sekutu dan mitra di mata Amerika Serikat dan Jepang,” kata Rachel Minyoung Lee, seorang peneliti senior di lembaga pemikir Stimson Center di Washington.

“Ini serius mengingat fakta bahwa sekarang ada komponen nuklir yang lebih kuat dari sebelumnya dalam aliansi (AS-Korea Selatan),” imbuhnya. Dia menunjuk pada mekanisme peningkatan kerja sama pencegahan nuklir antara AS dan Korea Selatan pada tahun 2023, yang tidak memiliki senjata nuklir sendiri tetapi bergantung pada persenjataan AS.

4. Kim Jong-un Bisa Memanfaatkan Kekacauan Politik

Kekacauan politik juga memunculkan peluang potensial bagi Kim Jong-un untuk memanfaatkan kekacauan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved