5 Alasan Korea Utara, Rusia, dan China Pantau Ketidakstabilan Politik Korea Selatan

Rabu, 04 Desember 2024 - 21:10 WIB
loading...
5 Alasan Korea Utara,...
Korea Utara memantau ketidakstabilan politik Korea Selatan. Foto/X/@woody602
A A A
SEOUL - Suatu malam pergolakan politik di Korea Selatan telah menjungkirbalikkan stabilitas di sekutu utama demokrasi AS – mengirimkan gelombang kejut ke seluruh wilayah dan Washington di saat ketegangan global yang akut.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer pada Selasa malam dalam sebuah dekrit mendadak yang dibatalkan beberapa jam kemudian setelah penentangan luar biasa di seluruh spektrum politik atas apa yang secara luas dipandang sebagai pelanggaran demokrasi yang dinamis di negara itu.

Langkah yang diklaim Yoon diperlukan untuk "menyelamatkan negara dari kekuatan anti-negara" yang mencoba menghancurkan "tatanan konstitusional demokrasi liberal," disambut dengan protes di Seoul dan seruan yang meningkat agar presiden mengundurkan diri.

Perkembangan yang mengejutkan itu tampaknya mengejutkan Washington. Itu adalah kenyataan yang mengerikan bagi militer Amerika Serikat, yang memiliki hampir 30.000 tentara dan pangkalan luar negeri terbesarnya di Korea Selatan, yang berfungsi sebagai penyeimbang terhadap Korea Utara yang agresif dan penyeimbang terhadap Tiongkok yang agresif di wilayah yang secara strategis penting.

Kekacauan itu berpotensi menimbulkan konsekuensi yang signifikan pada saat garis patahan geopolitik yang semakin dalam di Asia, di mana Korea Utara dan China memperkuat keselarasan mereka dengan Rusia saat berperang melawan Ukraina.

Para pemimpin di Pyongyang, Beijing, dan Moskow kemungkinan mengamati perkembangan di Seoul dengan memperhatikan potensinya untuk melemahkan benteng utama kekuatan AS di wilayah tersebut – dan semua mata kini tertuju pada Korea Utara, yang mungkin ingin menggunakan kekacauan politik untuk keuntungannya.

5 Alasan Korea Utara, Rusia, dan China Pantau Ketidakstabilan Politik Korea Selatan

1. Aliansi Korea Selatan dan AS Jadi Ancaman bagi China, Rusia dan Korea Utara

Aliansi AS-Korea Selatan telah lama dipandang oleh kedua negara sebagai landasan perdamaian di kawasan tersebut, di mana Korea Utara terus mengancam Korea Selatan dan AS dengan program senjata ilegalnya.

Ancaman itu semakin parah karena Korea Utara telah meningkatkan kemitraannya dengan Rusia, mengirimkan amunisi, rudal, dan tentara, kata pejabat intelijen, untuk membantu perang Moskow melawan Ukraina.

“Setiap ketidakstabilan di Korea Selatan memiliki dampak besar bagi kebijakan Indo-Pasifik kami,” kata pensiunan Kolonel AS Cedric Leighton kepada Wolf Blitzer dari CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Berita Terkini
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved