NATO Selalu Berpikir Ulang Kirim Pasukan ke Ukraina, Apakah Takut dengan Senjata Nuklir Rusia?

Senin, 11 November 2024 - 19:22 WIB
loading...
NATO Selalu Berpikir...
NATO takut kirim pasukan ke Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Pasukan NATO sudah akan berada di Ukraina untuk melawan pasukan Rusia jika bukan karena persenjataan senjata nuklir Moskow. Itu diungkapkan kepala Komite Militer blok pimpinan AS yang akan segera lengser, Laksamana Rob Bauer.

NATO Selalu Berpikir Ulang Kirim Pasukan ke Ukraina, Apakah Takut dengan Senjata Nuklir Rusia?

1. Rusia Memiliki Senjata Nuklir

Berbicara pada selama pertemuan puncak pertahanan di Republik Ceko, Bauer mengingat pengalaman NATO sebelumnya dalam mengambil bagian dalam konflik di Afghanistan dan di Irak. Ia mencatat bahwa melawan Rusia di Ukraina, bagaimanapun, "tidak akan sama" dengan berperang di Afghanistan karena pejuang Taliban tidak memiliki senjata nuklir.

"Saya benar-benar yakin jika Rusia tidak memiliki senjata nuklir, kami akan berada di Ukraina, mengusir mereka," saran laksamana tersebut.

2. Eropa Takut dengan Rusia

Prospek penempatan tentara NATO di Ukraina telah menjadi pokok perdebatan di Barat sejak meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lama pada awal tahun 2022.

Meskipun tidak ada negara yang secara langsung mendukung gagasan tersebut karena khawatir akan mengarah pada konfrontasi langsung antara NATO dan Rusia, beberapa negara, seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, telah menyatakan bahwa opsi tersebut tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

Baca Juga: Inggris dan Prancis Desak Joe Biden Tingkatkan Eskalasi Konflik Ukraina

3. Marah dengan Pengiriman Pasukan Korea Utara ke Perang Ukraina

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Lithuania Gabrielius Landsbergis juga berpendapat, dalam sebuah pernyataan kepada Politico, bahwa Brussels harus menghidupkan kembali pembicaraan tentang "pasukan UE di lapangan" di Ukraina, khususnya sebagai pembalasan atas dugaan keterlibatan tentara Korea Utara di pihak Rusia.

Moskow telah berulang kali memperingatkan terhadap penempatan pasukan Barat ke Ukraina, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan bahwa langkah tersebut dapat menyebabkan "konflik serius di Eropa, dan konflik global."

4. Rusia Memperbaharui Doktrin Nuklir

Sementara itu, Rusia juga telah memperbarui doktrin nuklirnya, dengan Putin menyatakan bahwa Moskow seharusnya memiliki hak untuk mempertimbangkan opsi nuklir jika diserang oleh negara non-nuklir yang didukung oleh negara bersenjata nuklir.

"Serangan semacam itu seharusnya diperlakukan sebagai serangan bersama ketika mempertimbangkan respons balasan," kata Putin.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved