35 Tahun Lalu, Runtuhnya Tembok Berlin

Sabtu, 09 November 2024 - 19:17 WIB
loading...
A A A
Rainer Eppelmann ingat bagaimana ia mendengar berita itu.

Pendeta berusia 46 tahun itu, aktivis oposisi gerakan politik Democratic Beginning dan kemudian Menteri Perlucutan Senjata dan Pertahanan satu-satunya pemerintahan yang dipilih secara bebas di GDR pada tahun 1990 baru saja kembali ke rumah ketika seorang kolega dan tetangga menyampaikan berita itu sekitar pukul 8 malam.

"Apakah kamu mendengarnya? Mereka bilang temboknya terbuka."

Baca Juga: Biden Izinkan Pengerahan Kontraktor Militer AS ke Ukraina

2. Penjaga Tak Bersenjata

Eppelmann yang telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya di GDR sangat terkejut. Dia dan rekannya memasuki mobil dan melaju ke Bornholmer Strasse.

Bornholmer Strasse adalah salah satu jalan untuk menyeberangi Tembok Berlin, simbol ketidakadilan dan pemisahan tidak hanya Jerman, tetapi hampir seluruh dunia. Dibangun pada tahun 1961 untuk menutup celah terakhir bagi mereka yang mencoba melarikan diri dari GDR, tembok itu telah membelah kota Berlin menjadi dua dan memisahkan keluarga selama beberapa dekade. Dengan penjagaan ketat, tembok itu membuat segala upaya untuk melarikan diri ke barat hampir mustahil.

Mereka yang menentangnya mengambil risiko besar dengan nyawa mereka. Lebih dari seratus orang tewas saat mencoba melewati pembatas, menurut data terbaru yang tersedia dari Badan Federal Jerman untuk Pendidikan Kewarganegaraan.

Kedua tetangga dan kolega itu berhenti sebelum mencapai persimpangan dan berjalan sedikit.

"Sekitar seratus orang berdiri di sana," kenang Eppelmann. Melihat mereka saja tidak akan terpikirkan sehari sebelumnya. Patroli perbatasan akan mengusir siapa pun yang berhenti di sana karena dicurigai merencanakan penyeberangan ilegal.

Eppelmann dan rekannya mendekati pembatas dan melihat patroli perbatasan di sisi lain. Ia ingat bahwa mereka tampak tidak mampu mengatasi situasi tersebut.

“Di sanalah mereka. Tidak bersenjata.”

Lebih banyak orang mulai berdatangan hingga jumlah mereka mencapai ribuan.

“Seorang pria di sebelah saya memberi tahu patroli: ‘Ayo, buka! Schabowski telah mengatakan kita bisa menyeberang.’”

3. Perbatasan Dibuka

Saat tekanan meningkat, komandan menyerah dan memerintahkan anak buahnya untuk membuka pembatas. Orang-orang menyeberang ke Berlin Barat. Namun, Eppelmann dan rekannya tetap tinggal di tempat mereka kewalahan oleh situasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 8 Senin: Mila Mantap Cerai, Pak Efendi Tulis Surat Wasiat
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved